MENU TUTUP

LBH Pekanbaru Dampingi Mahasiswi Unri Mengaku Korban Pelecehan

Senin, 08 November 2021 | 08:37:26 WIB
LBH Pekanbaru Dampingi Mahasiswi Unri Mengaku Korban Pelecehan

GENTAAONLINE.COM - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Pekanbaru menyatakan kesiapannya membantu pendampingan proses hukum mahasiswi jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Riau (Unri) berinisial L yang mengaku dilecehkan dosen pembimbingnya.

Mahasiswi tersebut telah melaporkan ke Polresta Pekanbaru atas dugaan dirinya telah mendapat pelecehan seksual di kampus oleh oknum dosen pembimbingnya sendiri yang juga dekan di universitas terbesar di Riau ini.

"Kami akan mengawal proses hukum dugaan pelecehan seksual di Kampus Unri hingga selesai," kata Noval Setiawan selaku kuasa hukum dari LBH Pekanbaru di Pekanbaru, Minggu.

Noval mengatakan, saat ini proses pemeriksaan sudah dilakukan Polresta Pekanbaru dan selanjutnya pihak kepolisian akan memanggil saksi-saksi dalam kasus ini.

Ia mengungkapkan, LBH Pekanbaru fokus dalam pemulihan korban yang saat ini mengalami trauma dan ketakutan.

"Kita juga bekerjasama dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pekanbaru yang sudah mendampingi korban sejak awal untuk pemulihan psikisnya," kata Noval.

Noval mengaku, tidak kali ini saja LBH Pekanbaru menerima laporan pelecehan seksual di wilayah kampus.


"Sudah banyak kami menerima laporan pelecehan seksual di kampus, pelakunya juga bukan hanya dari tenaga pengajar saja," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Rektor di kampus untuk membentuk tim dan langsung bekerja untuk menemukan fakta yang ada agar bisa mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di kampus.

"Kita berharap semua korban harus berani untuk bersuara terkait pelecehan seksual yang terjadi di kampus, untuk kemudian terang-terangan agar kasus ini tuntas," katanya.

LBH Pekanbaru juga menginginkan agar semua pihak membantu untuk perlindungan terhadap korban.(ant)
 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan