MENU TUTUP

Biaya Tes Kejiwaan Mencekik, ini Penjelasan Direktur RSJ Tampan

Kamis, 05 Juli 2018 | 00:57:56 WIB
Biaya Tes Kejiwaan Mencekik, ini Penjelasan Direktur RSJ Tampan

GENTAONLINE.COM-Beberapa waktu lalu berhembus isu harga tes kejiwaan di RSJ Tampan dibandrol dengan harga Rp140 ribu sekali melakukan pengetesan, tapi seketika mendadak berubah harganya menjadi Rp600 ribu yang dirasakan sebagian caleg memberatkan. Terlebih momen pemilihan legislatif ini ratusan orang ingin melengkapi persyaratan maju menjadi caleg yakni bukti pemeriksaan kejiwaan. Ternyata ramainya peminat pemeriksaan jiwa ini disertai dengan keluarnya kebijakan biaya tes di RSJ Tampan Provinsi Riau.

"Itu semua sudah sesuai Pergub nomor 6 tahun 2015, khusus untuk PNS, mahasiswa, pelajar," jelas Asneli, Direktur Rumah Sakit Jiwa Tampan Rabu (4/7).

Menurut Asneli, harga Rp140 ribu yang beberapa waktu lalu diterapkan merupakan kesalahan pihak RSJ. "Dimana itu kesalahan karyawan kami yang salah menaruh harga yang seharusnya sesuai Pergub sebesar Rp600 ribu," imbuhnya.

Untuk itu Asneli akan menagih kembali kekukarangan pembayaran dari Rp140 ribu sesuai aturan yang berlaku.

Saat ini ada ratusan bahkan mencapai seribuan calon legislatif yang melakukan tes kejiwaan. "Yang sudah selesai aja 1800an orang, kemungkinan sekitar lima ribuan akan melakukan pemeriksaan, yang pasti jumlah KPU yang tahu," pungkasnya.

Karena warga yang melakukan tes kejiwaan di RSJ saat ini bukan saja kalangan yang ingin maju sebagai caleg, juga warga lainya untuk keperluan syarat masuk instansi tertentu. (*)
 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran