MENU TUTUP

Presiden Jokowi Ingin Pembangunan Ekonomi di Laut Natuna Utara Digencarkan

Rabu, 24 November 2021 | 08:26:45 WIB
Presiden Jokowi Ingin Pembangunan Ekonomi di Laut Natuna Utara Digencarkan

GENTAONLINE.COM - Pembangunan penegakan hukum dan keamanan saja tidak cukup untuk menjaga Laut Natuna Utara. Presiden Joko Widodo ingin ada pembangunan yang multidimensi, bukan hanya  kekuatan aparat penegak hukum, pertahanan dan keamanan di laut.

Begitu tegas Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kepada wartawan Selasa sore (23/11).

“Kalau di bidang sosial ekonomi tidak dibangun ya tidak akan efektif menjaga negara itu," kata Mahfud di laut Natuna, Selasa (23/11) sore.


Ratusan kapal-kapal nelayan dari Pantura sempat disiapkan untuk membantu menghidupkan Laut Natuna Utara. Hanya saja kapal nelayan terlalu kecil, sehingga sulit untuk berlayar hingga ke sana.

"Yang kedua, terjadi penolakan, terus ke sana kapalnya juga susah akhirnya kebijakan itu ditunda dulu jadi didiskusikan dulu bagaimana selanjutnya," imbuhnya.(rm)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat