MENU TUTUP

Jokowi: Jangan Buru-Buru Tutup Sebuah Kota

Senin, 14 September 2020 | 12:50:17 WIB
Jokowi: Jangan Buru-Buru Tutup Sebuah Kota

GENTAONLINE.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah agar tak terburu-buru menutup sebuah wilayah karena adanya peningkatan kasus Covid. Ia mengatakan, berbagai langkah kebijakan untuk merespons peningkatan kasus Covid termasuk menutup sebuah kota harus dilakukan berdasarkan data sebaran sehingga langkah penanganan yang diambil bisa lebih efektif.

“Kalau kita bekerja berbasiskan data ya langkah-langkah intervensinya itu akan berjalan lebih efektif dan bisa segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas laporan komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/9).

Ia mengatakan, tak semua kabupaten/kota di sebuah provinsi masuk dalam zona merah. Karena itu, ia berpendapat, tiap daerah membutuhkan perlakuan berbeda.

Jokowi pun mendorong penerapan strategi intervensi berbasis lokal atau stategi pembatasan berbasis lokal untuk menekan angka penularan. Hal ini agar upaya pengendalian penularan Covid-19 bisa lebih fokus.

“Sehingga penanganannya tentu saja jangan digeneralisasi. Di sebuah kota atau di sebuah kabupaten pun sama, tidak semua kelurahan, tidak semua desa, tidak semua kecamatan juga mengalami hal yang sama merah semuanya, ada yang hijau, ada yang kuning. Itu memerlukan treatment dan perlakuan yang berbeda-beda,” jelas dia.

Presiden pun kembali menegaskan agar pemerintah baik pusat maupun daerah mengutamakan strategi intervensi pembatasan lokal serta meningkatkan manajemen penanganan klaster transmisi lokal, khususnya di delapan provinsi yang telah menjadi prioritas.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan