MENU TUTUP

Air Tiris Bangkit Minta Pembangunan Jembatan Tj. Berulak Dilanjutkan

Sabtu, 04 Desember 2021 | 19:33:32 WIB
Air Tiris Bangkit Minta Pembangunan Jembatan Tj. Berulak Dilanjutkan Hanafi Tanjung

Kampar--Jembatan gantung Tj Berulak kec. Kampar merupakan salah satu proyek mangkrak, sudah banyak janji untuk melanjutkan oleh pemerintah daerah, namun sampai saat jembatan gantung tidak kunjung dilanjutkan pembangunan nya.

Proyek pembangunan jembatan gantung ini pertama kali diumumkan lelangnya di situs LPSE Kabupaten Kampar pada 17 April 2018. Menggunakan anggaran APBD 2018, proyek jembatan ini senilai Rp20 miliar.

Nilai fantastis untuk jembatan gantung berbahan besi itu membuat para kontraktor berebut untuk mendapatkan proyek tersebut Tidak kurang dari 82 perusahaan mendaftar untuk bersaing memenangkan tender tersebut.

Sayangnya, hanya beberapa perusahaan yang benar-benar serius menyanggupi segala syarat dan ketentuan yang ditetapkan.

Demikan diungkapkan Koordinator Gerakan Airtiris Bangkit, Hanafi Tanjung, sabtu (04/12/2021) sore. 

Tidak diterangkan kapan diumumkan hasil lelang tersebut, namun keluar sebagai pemenang lelang itu adalah PT Arshy Citra Kamato.

Dalam situs LPSE Kabupaten Kampar diperoleh keterangan perusahaan yang beralamat di Kota Padang, Sumatera barat tersebut menang lelang dengan penawaran Rp17.129.200.000. Penawaran itu hampir Rp3 miliar lebih murah dari pagu anggaran.

Menurut Hanafi, ternyata perusahaan asal provinsi tetangga itu tidak mampu memenuhi target pembangunan.

"Bahkan, hanya mampu membangun pondasi. Itupun hanya pada sisi Desa Tj Berulak, sementara dari seberang sungai, tidak terlihat pengerjaan apapun alias masih semak belukar." katanya. 

Sementara material  Alhasil, PT Arshy Citra Kamato ditetapkan wanprestasi. Namanya dimasukkan daftar hitam.

Di tahun APBD tahun 2020 dan 2021 pemerintah daerah kabupaten Kampar menutup mata terhadap proyek mangrak ini, banyak dalil banyak alasan pemerintah daerah menyampaikan untuk melanjutkan pembangunan jambatan gantung.

Namun apa yang diucapkan berbeda dengan kenyataan, kami berharap jembatan gantung Tj. Berulak, pemerintah daerah harus serius untuk melanjutkan pembangunan jembatan.

"Karna jembatan gantung ini sangat memberikan dampak kemajuan terhadap akses infrastruktur penghubung diatara dua desa dan dua kecamatan untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat menuju yang lebih baik kedepannya" tutup Hanafi. (Rilis/YB) 

Editor : Edi Lelek

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat