MENU TUTUP

Gaduh Kereta Cepat, Didik J Rachbini: Zaman SBY Ditimbang Dulu, Pak Jokowi Langsung Tabrak

Jumat, 10 Desember 2021 | 07:56:30 WIB
Gaduh Kereta Cepat, Didik J Rachbini: Zaman SBY Ditimbang Dulu, Pak Jokowi Langsung Tabrak

GENTAONLINE.COM - Tidak ada tanda-tanda pemerintah untuk menghentikan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Pemerintah terlihat berambisi merealisasikan proyek yang ditaksir menelan anggaran Rp 113 triliun tersebut meski masih menuai pro dan kontra.

"Tidak ada tanda-tanda untuk berhenti. Pak Jokowi tidak akan berhenti. Kalau Pak Jokowi terus keras, apapun risikonya ya enggak apa-apa, itu kan satu karakter kepemimpinan. Masing-masing kepemimpinan punya risiko,” ucap ekonom senior Didik J Rachbini dalam diskusi virtual Tanya Jawab Cak Ulung bertema 'Kereta Cepat Jakarta Bandung Salah Koordinat?', Kamis (9/12).

Namun demikian, sikap keras Presiden Joko Widodo ini berbeda dengan kepemimpinan pemerintahan sebelumnya. Prof Didik lantas menyinggung era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Saat itu pun, jelas Prof Didik, Menkeu Sri Mulyani tegas menolak proyek tersebut. Ketegasan Sri Mulyani berbeda dengan era kini dalam menanggapi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Kalau Pak SBY ditimbang-timbang dulu, lama sekali. Kalau Pak Jokowi langsung saja tabrak. Jadi tidak ada tanda-tanda akan berhenti. Ini jadi pelajaran bahwa kita dalam memutuskan hal-hal besar tidak boleh sembarangan,” tandasnya.(rml)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat