MENU TUTUP

Kekurangan Figur, Usulan Poros PKB-PPP-PAN Susah Menangkan Pilpres 2024

Jumat, 17 Desember 2021 | 08:10:10 WIB
Kekurangan Figur, Usulan Poros PKB-PPP-PAN Susah Menangkan Pilpres 2024

GENTAONLINE.COM - Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menyuarakan keinginannnya untuk membentuk poros politik menghadapai pemilihan presiden 2024 mendatang.


Jazil ingin, PAN dan PPP turut bergabung dalam poros itu dan kemudian mengusung calon sendiri.

"PKB mau memimpin poros sendiri. Tidak tahu dengan cara apa, tapi saya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu, saya berkeinginan PKB memimpin poros. Mestinya PPP juga ikut karena sama-sama hijau. Tinggal nambah satu lagi, berangkat itu sudah," demikian kata Jazil, Kamis (16/12).


Meski demikian, Dedi memberikan catatan bahwa dalam membangun poros politik tidak cukup hanya dengan PKB, PAN dan PPP.

Argumentasi Dedi, dalam poros baru itu harus ada partai kelas menengah. Ia menyebutkan Partai Demokrat dan Nasdem perlu dijadikan mitra koalisi.

"Tetapi tak cukup hanya mereka saja, perlu ada partai kelas menengah nasionalis agar beragam," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/12).

Jika benar PKB, PAN, PPP membangun poros baru, Dedi tidak yakin akan berhasil mewarnai pertarungan politik Pilpres 2024. Sebab, sejauh in belum ada figur kuat yang layak dikonstestasikan dengan calon-calon yang sudah mulai beredar.

"Jika PKB hendak mengupayakan pimpin koalisi, maka bisa juga menggandeng PKS. Hanya saja, tetap mereka kekurangan figur, untuk itu ada potensi memunculkan figur baru dari luar kader parpol," pungkasnya.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak