MENU TUTUP

Sabarudi Desak Pemko Pekanbaru Segera Tuntaskan Pembayaran Nakes

Selasa, 11 Januari 2022 | 08:50:22 WIB
Sabarudi Desak Pemko Pekanbaru Segera Tuntaskan Pembayaran Nakes

GENTAONLINE.COM - Dana belanja penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru untuk tahun 2021 belum cair. Nilainya berkisar Rp5.673.548.000 untuk beberapa item pendanaan.

"Masa jabatan wali kota dan wakil wali kota sebentar lagi. Ini harus diselesaikan pembayaran penanganan Covid-19. Jangan sampai mengakibatkan tunda bayar yang tidak bisa dibayar," kata Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.

Politisi PKS ini juga mengatakan, penanganan Covid-19 adalah prioritas. Karena masuk dalam skala prioritas, muncul kebijakan secara nasional yang mengharuskan seluruh anggaran kegiatan digeser untuk penanganan Covid-19.

"Recuvusing atau pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19 di tahun 2020-2021, semestinya jika revocusing dijalankan itu bisa diselesaikan," ujarnya.

Sabarudi mengaku heran, anggaran Covid-19 yang sudah disiapkan justru terjadi tunda bayar untuk dana belanja penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru untuk tahun 2021.

Menurutnya, program penanganan Covid-19 yang merupakan program nasional dan sudah menjadi agenda nasional, ini harus di prioritaskan karena berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 yang berdampak kepada kehidupan masyarakat.

"Jika tidak menjadi prioritas bisa jadi menyebabkan lambannya penanganan Covid-19 di Pekanbaru," pungkasnya.

Diketahui, Berdasarkan data dari hasil evaluasi PPKM beberapa hari lalu, diperoleh bahwa nilai belanja yang belum cair. Diantaranya dana untuk Vaksinator mencapai 3.625.000.000. Kemudian dana Pelkes dan Rujukan mencapai Rp448.800.000 serta dana tim PE sebesar Rp424.000.000.

Selain itu, ada juga dana untuk tim teknis vaksinasi sebesar Rp418.000.000. Di dalam item itu juga ada dana untuk tim Rusunawa sebesar Rp101.548.000 dan beberapa item lainnya.(roc)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan