MENU TUTUP

Seorang Imigran di Pekanbaru Tewas Gantung Diri

Senin, 17 Januari 2022 | 09:53:05 WIB
Seorang Imigran di Pekanbaru Tewas Gantung Diri

GENTAONLINE.COM - Seorang imigran bernama Sayid Nader Balkhi (41) yang berasal dari Afghanistan ditemukan tewas gantung diri di Community House pengungsi imigran wisma indah Jalan Putri Indah, Pekanbaru.

Pihak kepolisian masih belum mengetahui penyebab korban yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tempat pengungsian tersebut.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andri Setiawan mengatakan, hasil keterangan dokter yang melakukan pemeriksaan mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Penyebab kematian karena adanya trauma disekitar leher akibat jeratan," ucap Andri, Senin (17/1/2022).

Saat ditanya, apakah penyebab korban gantung diri dikarenakan depresi akibat tidak dipindahkan ke negara ketiga, Andri masih belum bisa menjawab.

"Terkait korban tewas gantung diri dikarenakan tidak dipindahkan ke negara ketiga masih dilakukan pendalaman. Kita masih memintai keterangan saksi-saksi terutama istri korban," cakapnya.

Diketahui selama ini, para imigran memang kerap mengeluhkan karena tak kunjung diteruskan ke negara ketiga. Mereka juga telah berulang kali melakukan aksi unjuk rasa terkait hal ini. Bahkan, ada yang pernah melakukan aksi jahit mulut.

Peristiwa korban gantung diri ini diketahui saat security wisma pada Sabtu (15/1/2022) sekitar pukul 20.40 WIB sedang berasa di pos jaga. Tiba-tiba istri korban memberitahukan bahwa suaminya telah ditemukan dalam keadaan tergantung dengan tali di kamar mandi tempat tinggalnya.

Lalu security bersama warga imigran lainnya melihat ke TKP dan saat itu istri korban memeriksa denyut nadi korban dalam keadaan lemah sehingga warga imigran lainnya langsung memotong tali yang terikat di leher korban dan menurunkannya.

Selanjutnya korban dibaringkan dan dilakukan pertolongan pertama dengan cara menekan-nekan dada korban agar korban tetap bernafas dan sadar.

Lalu sekira pukul 21.10 WIB dikarenakan saat itu nadi korban masih berdenyut (lemah) rekan-rekan korban bersama warga imigran lainnya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Awal Bros Sudirman.

Setelah itu istri korban memberitahukan kepada pemilik tempat serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bukit Raya.

"Mendapat laporan tersebut kami langsung melakukan pengecekan ke Rumah Sakiy Awal Bros Sudirman, namun korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh petugas medis," ungkapnyam

Adapun ciri - ciri korban saat ditemukan yaitu menggunakan baju kaos berkerah warna putih dan celana olahraga warna hitam dengan leher terikat tali jemuran.(ckc)

 
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat