MENU TUTUP

BPBD Siaga Pantau 27 Titik Rawan Banjir di Pekanbaru

Rabu, 27 Oktober 2021 | 08:15:24 WIB
BPBD Siaga Pantau 27 Titik Rawan Banjir di Pekanbaru

GENTAONLINE.COM - Intensitas curah hujan yang tinggi di Kota Pekanbaru membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat siaga pantau 27 titik yang rawan banjir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pekanbaru, Bambang Rifai menyebut tim BPBD telah diturunkan membantu evakuasi warga yang rumah mereka direndam banjir.

"Kami terus memonitor wilayah rawan, kami bersiaga jika terjadi banjir, kemarin ada 30 anggota tim yang turun," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pekanbaru, Bambang Rifai, Rabu.

Dikatakan dia, kini BPBD mendata ada 27 wilayah yang tersebar di Kota Pekanbaru menjadi langganan banjir. Semua wilayah itu dalam pantauan dan monitoringpetugas.

Ia melaporkan hasilnya sejauh ini banjir yang terjadi di beberapa wilayah pada dua hari lalu sudah mulai surut. Genangan air di sejumlah pemukiman juga sudah hilang sehingga untuk tempat pengungsian dan dapur umum belum saatnya didirikan.

"Namun kita tetap siaga. Kalau airnya naik lagi bisa jadi kita langsung dirikan tempat pengungsian. Kita tetap monitor di wilayah rawan banjir," katanya.

Sementara itu sebelumnya Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yudhistira Mawaddah merilis kondisi cuaca Selasa, hujan akan mulai mengguyur Riau pada sore hari dan akan berlangsung hingga dini hari.

"Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja," ujar Yudhistira.

Ia mengatakan, sore hingga malam hari potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi tidak merata di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.

Dini hari potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi tidak merata di sebagian besar wilayah Riau," katanya.(ant)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak