MENU TUTUP

Demi RLH, Warga di Desa Ini Berpura-pura Miskin

Selasa, 07 November 2017 | 23:41:45 WIB
Demi RLH, Warga di Desa Ini Berpura-pura Miskin

GENTAONLINE.COM-Sungguh luar biasa masyarakat saat ini, demi kepentingan pribadinya ia pun rela "berpura-pura miskin" dan mengabaikan orang yang seharusnya berhak mendapatkan rumah layak huni.

Dari keterangan salah satu tokoh pemuda Desa Tanjung Sawit Irwan dan warga Desa mencoba melakukan croos check di lokasi nama-nama yang mendapat kan rumah layak huni dari Pemerintah Provinsi Riau.

Dari hasil pantauan Irwan dan warga selasa, 07 November 2017 pihaknya menemukan dari 14 yang mendapatkan rumah layak huni, enam  diantaranya memiliki fasilitas alias 'Mampu' .

Tapi yang sangat mencengangkan, pada saat kehadiran pihak PU Provinsi untuk mensosialisasikan dan memberikan lembaran fakta integritas hanya karna Untuk mendapatkan rumah layak huni RLH warga tanjung sawit mengaku miskin, bahkan mereka mengaku tidak memiliki rumah, tidak memiliki pekerjaan, tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan mereka sanggup menandatangani fakta integritas kepada BPTK propinsi Riau.

Padahal kenyataan di lapangan beberapa diantaranya  mereka yang menerima RLH tersebut memiliki Rumah, pekerjaan, kebun sawit bahkan ada yang memiliki mobil.

Berikut hasil pantauan tokoh pemuda dan warga Desa Tanjung Sawit Kabupaten Kampar yang memiliki ekonomi 'mampu' :
1. Heri gunawan sedang membangun rumah di jl poros flamboyan dua tetapi masih mendapat Rlh.

2. Rances s memiliki lahan sawit walau peningalan orang tua.

3. Herman s memiliki rumah di pasar flamboyan tetapi mendapat Rlh.

4. Rizal memiliki usaha service ac sewa ruko dan rumah tinggal bahkan memiliki dua unit mobil tetap mendapat Rlh.

5. Riky supir tronton memiliki mobil avanza dan mendapat Rlh.

6. Kukuh, memiliki usaha memiliki ruko tetapi mendapat Rlh.

inilah data yang telah di himpun warga bersama tokoh pemuda desa Tanjung sawit  dari 14 penerima layak huni yang mengaku miskin.‎

Tokoh pemuda Desa Tanjung sawit Irwan sangat menyayangkan perihal yang di lakukan segelintir warga yang hanya memikirkan dirinya sendiri, 
"masya Allah bg, saya sangat miris melihat  kenyataanya yang jelas-jelas mereka mampu," ungkapnya.

Harapan masyarakat Desa tanjung sawit kepada para penegak hukum baik, KPK, BPK, Inspektorat atau penegak hukum lainya untuk memperoses kesalahan yang disinyalir bantuan rumah  layak huni yang tidak tepat sasaran tersebut.
"Tolong, kepada pihak terkait agar ditinjau kembali" singkat Irwan menutup. (Genta/ra)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan