MENU TUTUP

Rizal Ramli: Zaman Gus Dur Tukang Pijat Saja Bisa Dagang Pengaruh, Apalagi Anak Presiden

Jumat, 28 Januari 2022 | 08:23:52 WIB
Rizal Ramli: Zaman Gus Dur Tukang Pijat Saja Bisa Dagang Pengaruh, Apalagi Anak Presiden

GENTAONLINE.COM - Sebagai sosok yang dekat dengan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, ekonom senior Rizal Ramli memiliki cerita yang tak banyak diketahui publik terkait jual beli pengaruh dan kekuasaan.   


Dalam era kepemimpinan Gus Dur, Rizal tercatat menempati sejumlah jabatan mulai dari Kepala Bulog hingga Menko Perekonomian. Rizal mengungkapkan, ternyata kasus Bulog-Gate yang ramai hingga DPR membuat Pansus ini buntut dari dagang pengaruh pada zaman Gus Dur.

Pelakunya, ungkap Rizal, adalah tukang pijat Gus Dur bernama Suwondo.


“Pelakunya Suwondo, tukang pijat Gus Dur yang memperdagangkan ‘pengaruh’ Gus Dur. Dia yakinkan pejabat Bulog (inisial) S, dia bisa atur GD (Gus Dur) untuk angkat S jadi Dirut Bulog. S sogok tukang pijat 35 M pakai uang Bulog dan Uang Yayasan Pegawai Bulog,” ungkap Rizal kepada wartawan di Jakarta, Kamis malam (27/1).

“Eh.. ternyata Rizal Ramli yang diangkat Gus Dur menjadi Ketua Bulog,” imbuh Rizal.

Dari fakta jual beli pengaruh zaman Gus Dur yang pelakunya seorang tukang pijat namun pejabat negara percaya hingga mau mengeluarkan uang sogokan sebesar Rp 35 miliar, bagaimana jika pedagang pengaruh dan kekuasaan itu anak ataupun keluarga Presiden. Maka, Rizal tak merasa aneh ketika snack bergambar kaesang ditemukan di maskapai Garuda Indonesia.

“Dirut Garuda aja manut wajibkan snack-gate, syukur sudah dibatalkan karena diramein publik,” sindir Rizal.

Lantas pria yang akrab disapa RR ini menjelaskan sekaligus menjawab peryantaan yang muncul soal adakah dampak kerugian bagi negara dari praktek dagang pengaruh ini.

“Ya jelas ada, terjadi ‘unfair competition’ yang rugikan negara. Apakagi kasus-kasus pembakaran hutan 3-4 tahun yang lalu, harusnya negara menerima denda puluhan trilliun, plus kemungkinan hukum pidana, eeh denda menjadi sangat-sangat kecil  yang diduga ‘ditukar’ suntikan modal ke sang Pangeran,” demikian Rizal.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan