MENU TUTUP

AHY: Demokrat Membuka Peluang Koalisi untuk Pilpres 2024

Kamis, 21 April 2022 | 08:39:30 WIB
AHY: Demokrat Membuka Peluang Koalisi untuk Pilpres 2024

GENTAONLINE.COM -  Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pihaknya membuka peluang membangun koalisi untuk menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dalam rangka mengikuti kontestasi Pilpres 2024 nantinya, Demokrat harus berkoalisi bersama partai lain.

 

"Demokrat tentu tidak bisa sendirian, kami harus membangun koalisi dengan satu partai besar atau dua partai menengah," kata AHY di Banda Aceh, Rabu (20/4/2022).

Menurut dia, upaya komunikasi dengan semua partai terus dilakukan. Demokrat, kata AHY, terus berikhtiar sekuat tenaga supaya mendapatkan koalisi, mengingat tiket untuk mengikuti Pilpres 2024 membutuhkan 20 persen.

"Presidential threshold (ambang batas). Artinya tugas Demokrat membangun chemistry dan saling percaya dengan parpol lain, semua parpol tidak terkecuali, kita persiapkan semua kemungkinan," ujarnya.

Mengenai kesiapan dirinya untuk maju pada Pilpres 2024, AHY mengaku terus mempersiapkan diri menjemput takdir, namun semua itu masih menjadi misteri dari Yang Maha Kuasa. AHY menuturkan, dirinya memiliki dua kapasitas dalam mewujudkan target menjadi orang nomor satu di Indonesia, yakni sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan dirinya pribadi.

"Saya menggunakan dua kapasitas, pertama sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, saya akan meyakinkan dan berkoalisi," katanya.

Kemudian, dari sisi kapasitas pribadi AHY terus mempersiapkan diri dan meyakini kehendak Allah SWT, serta dukungan dari rakyat. "Kami tidak ingin terlalu berandai-andai, hanya bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, mudah-mudahan terbuka jalan," kata AHY.(rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat