MENU TUTUP

Pijar Melayu Nilai Kapolda Sumbar Layak Diberikan Penghargaan Oleh Negara

Rabu, 11 Mei 2022 | 19:57:41 WIB
Pijar Melayu Nilai Kapolda Sumbar Layak Diberikan Penghargaan Oleh Negara Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani

Pekanbaru--Sebanyak 909 orang yang tergabung dalam kelompok Negara Islam Indonesia (NII) melakukan cabut baiat untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Cabut Baiat ini telah dilaksanakan 2 x yaitu pada tanggal 27 April 2022 dengan jumlah 391 orang yang dilaksanakan di Dharmasraya dan tanggal 29 April sebanyak 518 orang yang dilaksanakan di Batusangkar.

Kerja keras Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Putra Minahasa, SIK, M.H dalam mengembalikan kelompok NII kepada NKRI mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak salah satunya Lembaga Pusat Ilmu dan Jaringan Rakyat Melayu (PIJAR Melayu).

Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani menyampaikan rasa apresiasi yang tinggi kepada Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Putra Minahasa S.I.K, M.H yang telah bekerja keras dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apa yang dilakukan oleh Kapolda Sumbar adalah suatu capaian yang luar biasa.

Pijar Melayu sebagai kelompok kajian strategis sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Kapolda Sumatera Barat ini dan tentunya gebrakan ini harus menjadi motivasi bagi anggota Polri lainnya sehingga kita semua bergandeng tangan dalam menjaga keutuhan NKRI. 

"Irjen Pol Teddy Putra Minahasa harus mendapatkan penghargaan dari negara atas prestasi yang diraihnya. Kapolda Sumatera Barat ini layak dan patut untuk mendapatkan penghargaan oleh Negara, karena prestasi ini adalah bentuk cinta beliau kepada Indonesia dan bentuk atensi beliau dalam menjaga NKRI”, Tegasnya.

Rocky mengingatkan agar seluruh warga yang terpapar kelompok NII di Sumatera Barat untuk segera mungkin kembali ke pangkuan NKRI. Jangan khianati perjuangan para aktor intelektual pendiri Indonesia asal Minang Kabau  diantaranya M. Hatta sebagai proklamator, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Rasuna Said, Imam Bonjol dan M. Natsir sebagai perumus. (*) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar