MENU TUTUP

Gubri Ingin Jalan Arifin Ahmad Dijadikan Sebagai Zona KHAS

Senin, 13 Juni 2022 | 09:24:48 WIB
Gubri Ingin Jalan Arifin Ahmad Dijadikan Sebagai Zona KHAS

GENTAONLINE.COM - Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru ditunjuk Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebagai tempat pengembangan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS). 

Namun, tidak hanya disitu, Zona KHAS nantinya diharapkan akan menyebar kesemua daerah, yang bertujuan untuk memulihkan perekonomian melalui kuliner khas daerah Riau. 

Sesuai dengan namanya (Zona KHAS), tentu UMKM yang menyediakan kuliner sudah memiliki sertifikat halal, juga menyediakan tempat salat dan wudhu, serta memastikan kuliner aman dan sehat. 

Sementara untuk sertifikasi halal, lanjut Gubri Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) siap membantu dan mendukung UMKM untuk dibiayai oleh Baznas. Oleh karena itu, ia berharap lembaga-lembaga lain seperti Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan lainnya bisa membantu dan memanfaatkan ini agar UMKM di Riau memiliki sertifikat halal. 

"Jika Zona KHAS ini kita wujudkan, berarti kita sudah sama dengan wisata yang ada di Padang Sumatera Barat dan Bandung, karena Zona KHAS baru ada disana," kata Syamsuar di Pekanbaru, Sabtu (11/6/2022). 

Bahkan, Gubernur Syamsuar juga menyediakan Pergub yang berkaitan dengan desain pembangunan Ekonomi Syariah, dan mempersiapkan tim Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). 

"Ini juga arahan pak Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin supaya semua daerah memiliki tim Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah," jelas Syamsuar. 

Untuk itu, Syamsuar terus mendorong Zona KHAS tidak hanya dibangun di Kota Pekanbaru, tetapi semua kabupaten dan kota di Provinsi Riau agar dapat berkontribusi dalam meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. (rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat