MENU TUTUP

Jika Ingin jadi Capres 2024, Ganjar Pranowo Disarankan Segera Angkat Kaki dari PDIP

Rabu, 13 Juli 2022 | 08:18:46 WIB
Jika Ingin jadi Capres 2024, Ganjar Pranowo Disarankan Segera Angkat Kaki dari PDIP

GENTAONLINE.COM - Elektabilitasnya di survei selalu tertinggi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disarankan segera angkat kaki untuk mencari kendaraan partai lain jika memang berambisi menjadi calon presiden (Capres) di tahun 2024 mendatang.

Demikian saran pengamat politik Universitas Esa Unggul, Jamiludin Ritonga , Rabu (13/7).

Jamiludin mengatakan harapan Ganjar berat berat karena PDIP tampaknya akan mengusung Puan Maharani sebagai Capres.

Lebih lanjut, Jamiludin membaca, dengan menggunakan partai politik lainnya peluang Ganjar diusung menjadi Capres lebih besar. Salah satu kendaraan politik yang memungkin jadi tempat berlabuh adalah partai-partai yang tergabung di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Ganjar tinggal meyakinkan partai lain atau KIB bahwa elektabilitasnya yang tinggi memang riil, bukan katrolan lembaga survei," pungkas Jamiludin.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar