MENU TUTUP

Elektabilitasnya Susah Naik, Publik Lihat Puan Ada dalam

Senin, 08 November 2021 | 08:03:50 WIB
Elektabilitasnya Susah Naik, Publik Lihat Puan Ada dalam

GENTAONLINE.COM - Sosok Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani nampak terus mensosialisasikan dirinya. Salah satu caranya mengkomentari berbagai isu publik. Selain itu, masih memasang baliho di berbagai jalan protokol di berbagai kota.


Meski sosialisasinya massif, hasil beberapa survei menemukan data bahwa elektabilitas Puan masih sangat rendah. Bahkan belum masuk radar 5 besar calon presiden dan cawapres 2024.

Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS), Arman Salam menganalisa, susahnya mendongkrak elektabilitas Puan karena memang kinerjanya belum menunjukkan rekam jejak spektakuler.


"Faktornya dari analisa ada beberapa faktor, pertama dari sisi kinerja Puan belum menunjukan record yang cemerlang dan spektakuler," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (7/11).

Selain itu, faktor yang membuat elektabilitasnya belum moncer adalah bayang-bayang ibunya Megawati Soekarnoputri.

Analisa Arman, Megawati nampak terlambat melepas Puan. Imbasnya, masyarakat masih melihat selama ini Puan seperti berada di ketiak Megawati Soekarnoputri.

Dampaknya, Puan lambat bergerak. Padahal, hal itu adalah syarat memenangkan setiap pertarungan.

"Publik melihat Puan masih berada dalam ketiak Megawati. (Bayang-bayang Megawati) membuat Puan lambat bergerak mengkapitalisasi diri dan tidak lincah dalam bermanuver ," pungkasnya.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan