MENU TUTUP

Hutan TNTN Di Rambah, Bagaimana Dengan Habitat Gajah Disana Ya ???

Senin, 25 Juli 2022 | 18:52:07 WIB
Hutan TNTN Di Rambah, Bagaimana Dengan Habitat Gajah Disana Ya ???

Gentaonline.com, Pelalawan. Semakin maraknya Perambahan Hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Ada yang sudah tertangkap, ada juga yang belum ditangkap membuat wartawan senior Edy Lelek dari Gentaonline.com angkat bicara.

Dengan rusaknya habitat aslinya maka wajar bila kawanan gajah liar akhir - akhir ini berkeliaran di pemukiman warga, serta perkebunan milik warga. Jadilah permasalahan ini menjadi penting untuk kita bahas bersama Balai TNTN dan BKSDA Kabupaten Pelalawan. Ungkapnya.

Dalam konfirmasi kepada Kepala Balai TNTN, Heru mengatakan bahwa Gajah tersebut sudah di jinakkan, Senin ( 25/07/2022 ). "Alhamdulillah Gajah liar sudah Terkendali dan sudah kembali ke habitat aslinya, dikawasan HTI dan TNTN". Singkatnya. 

Dari konfirmasi tersebut membuat Edy Lelek berkomentar: "Sejauh mana peran dari Balai TNTN merelokasi kembali gajah kembali ke kawasan HTI dan TNTN. Seperti apa pertanggungjawaban Balai TNTN dalam kerugian yang dialami masyarakat akibat Gajah Liar yang sudah berhasil dijinakkan tadi ???? Tutupnya ( Edy Lelek ).

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat