MENU TUTUP

Rizal Ramli: Perpanjang Masa Jabatan Itu Kudeta Konstitusi, Mas Jokowi Sudah Betul

Senin, 29 Agustus 2022 | 09:48:29 WIB
Rizal Ramli: Perpanjang Masa Jabatan Itu Kudeta Konstitusi, Mas Jokowi Sudah Betul

GENTAONLINE.COM - Pernyataan sikap Presiden Joko Widodo yang menegaskan tidak akan maju pada Pemilu 2024 untuk periode ketiga disambut baik sejumlah pihak.

Ekonom senior, Rizal Ramli atau akrab disapa RR menilai sikap mantan Wakilota Solo itu sudah tepat. Sebab, jika Jokowi tetap memaksakan kehendak ingin memperpanjang maaa jabatannya tiga periode, maka dia menabrak konstitusi.

“Nah ini Mas Jokowi sudah betul karena kalau ada perpanjangan masa jabatan, itu namanya ‘Kudeta Konstitusi’!” tegas RR kepada redaksi, Senin (29/8).

Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan tak akan maju untuk periode ketiga karena tidak sesuai amanat konstitusi.

"Konstitusi tidak membolehkan. Sudah jelas itu. Saya akan selalu taat pada konstitusi dan kehendak rakyat. Saya ulangi, saya akan taat konstitusi dan kehendak rakyat," kata Jokowi.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar