MENU TUTUP
Galeri DPRD Pekanbaru

DPMPTSP Kota Pekanbaru Ajukan Anggaran Rp 43 Miliar, Komisi I: Contohlah DPMPTSP Kota Batam

Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:40:16 WIB
DPMPTSP Kota Pekanbaru Ajukan Anggaran Rp 43 Miliar, Komisi I: Contohlah DPMPTSP Kota Batam Jajaran Komisi I DPRD Pekanbaru melihat usulan anggaran yang diajukan DPM-PTSP Pekanbaru

PEKANBARU - Komisi I DPRD Kota Pekanbaru melakukan hearing dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Kota Pekanbaru pada Selasa (18/10/2022). Agenda rapat ini membahas terkait KUA-PPAS APBD Kota Pekanbaru tahun 2023.

Mungkin gambar 3 orang dan orang duduk

DPMPTSP Kota Pekanbaru mengajukan anggaran sebesar Rp 43 Miliar dalam rancangan APBD Kota Pekanbaru tahun 2023.

Mungkin gambar 3 orang, orang duduk dan orang berdiri

"Hari ini kita rapat yang ketiga dengan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru dan plafon anggaran tahun 2023 kita itu sebesar Rp 43 Miliar, dan kita akan merasionalisasi anggaran yang telah diajukan ini. Artinya, kegiatan-kegiatan yang rasanya belum prioritas itu nanti akan kita undur dulu," kata Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru Akmal Khairi usai hearing.

Mungkin gambar 1 orang dan duduk

Akmal mengatakan, DPMPTSP Kota Pekanbaru melakukan rasionalisasi anggaran ini agar dapat memprioritaskan program kegiatan di tahun 2023 itu menyentuh langsung kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan arahan Pj Walikota Pekanbaru Muflihun.

Mungkin gambar 3 orang dan orang duduk

"DPMPTSP ini adalah pelayanan dan bagaimana supaya investor itu bisa masuk ke kota Pekanbaru. Jadi kita inginnya agar bagaimana supaya ada kemudahan bagi investor yang ingin berinvestasi di Kota Pekanbaru. Itulah yang akan kita lakukan di tahun 2023," jelasnya.

Mungkin gambar 2 orang dan orang duduk

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Firmansyah Lc meminta DPMPTSP Kota Pekanbaru agar dapat mencontoh DPMPTSP Kota Batam dalam penyusunan rancangan anggaran untuk tahun 2023. Hal ini ia katakan setelah melakukan studi banding dengan DPMPTSP dari berbagai daerah. Termasuk DPMPTSP Kota Batam juga.

Mungkin gambar 7 orang, orang duduk dan orang berdiri

"Jumlah penduduk yang ada di Kota Batam itu banyak, kemudian anggaran mereka itu lebih kecil dibandingkan yang diajukan DPMPTSP Kota Pekanbaru dan inilah yang kita jadikan patokan dan mau kita compare. Kenapa kok di Kota Batam lebih minim anggarannya tapi mereka bisa memudahkan dan mendatangkan banyak investor," jelasnya.

Mungkin gambar 9 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan

Politisi PKS ini juga berharap DPMPTSP Kota Pekanbaru agar lebih efektif dan efisien dalam penyusunan program kegiatan dalam Rancangan APBD Kota Pekanbaru TA 2023.

"Kita minta anggaran ini ditekan untuk membantu Pj Walikota Pekanbaru yang sedang menghadapi tunda bayar dan juga beban-beban kegiatan yang lain. Jadi supaya lebih banyak diarahkan kepada kegiatan yg bersentuhan langsung dengan masyarakat," tutup Firmansyah. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan