MENU TUTUP

OKNUM APARAT PEMERINTAH DAN PENEGAK HUKUM MULAI DARI DESA HINGGA PROVINSI RIAU DIDUGA SUDAH MENERIMA SETORAN DARI MAFIA GALIAN C ILEGAL

Senin, 23 Januari 2023 | 09:40:46 WIB
OKNUM APARAT PEMERINTAH DAN PENEGAK HUKUM MULAI DARI DESA HINGGA PROVINSI RIAU DIDUGA SUDAH MENERIMA SETORAN DARI MAFIA GALIAN C ILEGAL

Gentaonline.com - Kampar.

Permasalahan tambang galian C ilegal menjadi momok bagi masyarakat Tempatan yang mendapatkan imbas negatif dari operasional tambang tersebut sebab banyak terjadi erosi dan jalan yang dilalui juga rusak parah tanpa ada perhatian dari Pemerintah Desa, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar apalagi pemerintah Provinsi Riau. 

Tetapi disisi lain Vendor HKI yang bertugas sebagai penyedia layanan penimbunan jalan tol diberi kebebasan untuk menguasai lahan yang sumber daya alamnya dipergunakan untuk pembangunan jalan tol dimana Vendor HKI mengatakan kami diberi kemudahan untuk mengurus izin rekomendasi galian C yang ada di Seluruh Proyek Pembangunan Tol di Indonesia khususnya kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Mereka adalah vendor yang perusahaannya berpusat di Jakarta. 

Sementara itu para pengusaha Galian C dari lokal Kabupaten Kampar atau Provinsi Riau sampai hari tidak mendapatkan persetujuan dari pihak pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Riau. Hal ini disampaikan oleh salah seorang pengusaha Galian C yang menemui team satgas mafia perizinan di Wareh Kopi beberapa waktu yang lalu. 

Pemerintah Kabupaten Kampar Mengatakan itu kewenangan provinsi Riau. Sementara Pemerintah Provinsi Riau melalu Kabib OPS Satpol PP menjawab memang benar Wewenang pengurusan izin Pertimbangan tersebut dilimpahkan ke Provinsi Riau tapi sampai hari ini belum ada Hitam Putihnya. Jadi kami juga belum mampu melakukan penindakan akibat belum memegang aturan resmi dari pemerintah provinsi Riau. 

Saat ditanyakan kenapa Oknum Mantan ...... Bisa leluasa mengeruk hasil bumi khususnya tambang galian C ditepian sungai Kampar tersebut bebas beroperasi dan mengambil keuntungan pribadi tanpa memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan masyarakat. Kuat dugaan suap setoran upeti menjadikan bisnis ilegal ini terus berlangsung sejak 10 tahun yang lalu sampai hari ini tanpa memperhatikan Pajak/Kas Negara. 

Kapolda Riau harus mengambil sikap dan bertindaklah sesuai mekanisme yang ada di kepolisian, jadikanlah Marwah kepolisian yang bisa dipercaya oleh masyarakat karena oknum pemerintah dan aparat penegak hukum banyak yang menjadi beking para pengusaha Galian C ilegal tersebut. Tutup Team Satgas Mafia Perizinan.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar