MENU TUTUP

KEPALA SEKSI IDEOLOGI, POLITIK, PERTAHANAN DAN KEAMANAN BIDANG INTELIJEN KEJAKSAAN TINGGI RIAU HADIRI KEGIATAN RAPAT KOORDINASI TIM TERPADU RENCANA AKSI PENANGANAN KONFLIK SOSIAL PROVINSI RIAU TAHUN 2023

Selasa, 14 Februari 2023 | 17:50:56 WIB
KEPALA SEKSI IDEOLOGI, POLITIK, PERTAHANAN DAN KEAMANAN BIDANG INTELIJEN KEJAKSAAN TINGGI RIAU HADIRI KEGIATAN RAPAT KOORDINASI TIM TERPADU RENCANA AKSI PENANGANAN KONFLIK SOSIAL PROVINSI RIAU TAHUN 2023

PEKAN BARU GENTA ONLINE COM 
Bahwa pada hari Selasa tanggal 14 Februari 2023 sekira pukul 09.00 Wib Bertempat di Grand Jatra Hotel Kota Pekanbaru, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau diwakili oleh Kepala Seksi Ideologi, Politik, Pertahanan, dan Keamanan Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Eddy Monang Samosir, S.H., M.H hadiri kegiatan Rapat Koordinasi Tim Terpadu Rencana Aksi Penanganan Konflik Sosial Provinsi Riau Tahun 2023 dengan tema "Sinergitas Tim Terpadu Dalam Meredam Potensi Konflik di Provinsi Riau"

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Forkopimda Provinsi Riau, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, Ap. M.Si,  Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten / Kota Se- Provinsi Riau, Anggota Tim Terpadu Rencana Aksi Penanganan Konflik Sosial Provinsi Riau, serta para peserta dan tamu undangan lainnya.

Dalam penyampaiannya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, Ap. M.Si mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan dan peserta yang telah hadir dalam Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Terpadu Rencana Aksi Penanganan Konflik Sosial Provinsi Riau Tahun 2023.

Selanjutnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, Ap. M.Si juga menyampaikan pada tahun 2022 berdasarkan data yang diambil dengan hasil dari diskusi perihal konflik sosial, 90 persen daerah di Provinsi Riau konfliknya adalah pertanahan.

Kemudian juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, Ap. M.Si menyampaikan bahwa ada 3 cara untuk menangani konflik sosial yang dipicu oleh permasalah agraria yakni :
1. Pencegahan Konflik Sosial di Daerah
2. Penghentian Konflik
3. Pemulihan pasca konflik

Terakhir dalam sambutannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, Ap. M.Si meminta para peserta rapat dapat mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Tim Terpadu Rencana Aksi Penanganan Konflik Sosial Provinsi Riau Tahun 2023 secara serius dan juga berperan aktif dalam melakukan deteksi dini kasus konflik sosial yang terjadi di wilayahnya masing masing.

Kegiatan Rapat Koordinasi Tim Terpadu Rencana Aksi Penanganan Konflik Sosial Provinsi Riau Tahun 2023 dengan tema "Sinergitas Tim Terpadu Dalam Meredam Potensi Konflik di Provinsi Riau" berjalan secara aman, tertib, dan lancar serta menerapkan secara ketat protokol kesehatan (prokes). tutup ( Edy lelek)

Pekanbaru, 14 Februari 2023
Kasi Penkum Kejati Riau

dto

BAMBANG HERIPURWANTO, SH., MH
Jaksa Madya Nip.19770807 199703 1 002

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar