MENU TUTUP

Para Pemilik aquary galian c ilegal di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Bagaikan Nyanyian Kau Yang Berjanji Kau Yang Mengingkari, kepada Media

Rabu, 15 Maret 2023 | 07:36:45 WIB
Para Pemilik aquary galian c ilegal di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Bagaikan Nyanyian Kau Yang Berjanji Kau Yang Mengingkari, kepada Media

Gentaonline.com – Kampar.

Dalam bincang-bincang di sebuah warung kopi, team Media gentaonline.com sedang asyik meriliskan sebuah pemberitaan. Dalam selala - sela kesibukan. Dari meja lain keluar suara mengatakan apo lagi tu naik berita Aquary terus. Stoplah. Disini udah bersama para pengusaha Aquary ni.

Menggapi sautan tersebut, Pimpinan Redaksi Media gentaonline.com langsung berkomentar : Kalau tidak ada izinnya jangan pernah buka, mau siapa pun dibelakangnya kita tutup. Saya tersinggung berat dengan para pengusaha Galian C tersebut. Yang mengatakan kepada wartawan yang sedang meliput berkomentar: *Wartawan ini badannya sehat kerjanya minta-minta duit kerjanya*. Trus lanjutnya, saya pernah diminta Kapolsek untuk mediasikan masalah ini pertemuan antara pemilik Aquary Tambang Galian C ilegal dengan PIMRED MEDIA gentaonline.com di Wareh Kopie. Dalam pertemuan itu salah seorang pemilik Aquary Tambang Galian C tersebut. Mengatakan dengan nada menantang Mau ABG apa ??? 
Jawabannya saya kontan : Ya Tutup jangan dialih alihkan. Trus beliau lanjut tantang saya kalau mau tutup semuanya karena hampir semuanya tak ada izin. Trus saya jawab siap laksanakan.

Mendengar cerita beliau sekumpulan orang yang ada di meja tersebut terdiam dan tak sanggup berkomentar. Jadi bagaimana cara mau ditutup galian C ditepian sungai Kampar tersebut, bila banyak oknum yang bermain. Belum lagi dari pemberitaan sebelumnya didapatkan pernyataan bahwa benar ada setoran pengusaha kepada Ninik Mamak dan Setoran Pengusaha kepada APH secara Menyeluruh. Bahkan ada juga ditunjuk Koordinator Humas dari Oknum Wartawan yang dibayar dari Upeti Para Pengusaha yang besarannya sudah disepakati.

Ketua Komunitas Pencinta Alam Riau. Kennedy Santosa menyampaikan kekecewaannya terhadap para pengusaha karena tidak ada tindak lanjut dari hasil pertemuan yang sudah disepakati, selanjutnya beliau juga kecewa atas kinerja DPMPTSP Provinsi Riau yang tidak memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk berinvestasi dibidang pertambangan. Trus beliau juga menyampaikan kekecewaannya kepada APH yang terkesan tebang pilih dalam memberantas Pertambangan Galian C Ilegal. Salah satu lokasi yang Beroperasi yakni 4 Aquary dibelakang tahu Sumedang. Dan satu Aquary di Kualu serta Dijalan Sei Pinang masih terus beroperasi. Tegas Kennedy Santosa.

Sikap tegas Kapolres dan Polda Riau dibutuhkan sembari Sosialisasi tentang bagaimana cara untuk mendapatkan izin operasional tambang galian C tersebut juga penting dari DPMPTSP PROVINSI RIAU. tutup team Satgas Mafia Perizinan

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar