MENU TUTUP

Polresta Pekanbaru Amankan 43 Orang Terduga Mesum, 14 Diantaranya Dibawah Umur

Jumat, 29 Desember 2017 | 18:11:24 WIB
Polresta Pekanbaru Amankan 43 Orang Terduga Mesum, 14 Diantaranya Dibawah Umur

GENTAONLINE.COM-Aparat Polresta Pekanbaru dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) merazia sejumlah tempat penginapan. Operasi yang berlangsung sampai Jumat (29/12) dini hari berhasil menjaring 43 orang bukan pasangan suami istri.

Dari total 43 orang yang terjaring itu, 14 diantaranya merupakan anak di bawah umur, di mana tujuh orang pria serta tujuh lainnya perempuan. Saat petugas tiba, mereka tengah berada di dalam kamar penginapan dan diduga berbuat mesum.

Ada tiga tempat yang disasar razia kali ini. Lokasi pertama adalah Hotel Intan di Jalan Tuanku Tambusai. Begitu tiba, aparat yang juga dilengkapi senjata lengkap tersebut langsung menyisir kamar-kamar, dengan target operasi premanisme.

Hasilnya, tujuh orang berhasil terjaring dan langsung diamankan ke dalam truk. Rata-rata mereka tengah berpasang-pasangan di kamar, bahkan ada yang sampai menangis lantaran terjaring dalam razia.

Berlanjut ke Hotel Holiday Jalan Tanjung Datuk. Disini aparat kepolisian mengamankan 31 orang. Ini merupakan tempat yang paling banyak terjaring razia. 12 diantaranya perempuan dan sisanya laki-laki. Mereka pun juga diduga tengah berbuat mesum.

Terakhir ke Wisma SMR di Tanjung Rhu. Tujuh orang terpaksa dibawa pihak berwajib, dimana lima diantaranya laki-laki.
"Ini rangkaian operasi premanisme, yang memang sudah kita gelar sejak beberapa waktu lalu" tutur PJS Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Syahrizal.

Ia melanjutkan, kegiatan tersebut digelar guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat, khususnya menjelang pergantian tahun 2017

Ia memastikan, mereka yang tidak terlibat kasus kriminal akan dikembalikan kepada orangtuanya, dengan terlebih dahulu membuat surat perjanjian. Sementara bagi mereka yang diduga terlibat kejahatan menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Pantauan di Polresta Pekanbaru, mereka yang terjaring ini dijemput oleh masing-masing perwakilan keluarga. Polisi juga memberi arahan kepada orangtua, agar lebih memaksimalkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama yang masih di bawah umur. (Genta/goriau)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan