MENU TUTUP

Dinas PUPR Riau Sebut Kondisi Flyover Sudirman-Harapan Raya Retak Plesteran

Sabtu, 09 September 2023 | 17:50:24 WIB
Dinas PUPR Riau Sebut Kondisi Flyover Sudirman-Harapan Raya Retak Plesteran

GENTAONLINE.COM - Dinas PUPR Provinsi Riau menyebut bahwa kondisi retak yang terjadi pada Flyover Simpang Sudirman-Harapan Raya tidak merusak pada kontruksi bangunan, dengan begitu kondisi jembatan layang tersebut masih aman untuk dilalui kendaraan.

Demikian diutarakan Kadis PUPR Riau Arief Setiawan usai melakukan peninjauan flyover, Jumat (8/9) pagi. Dari hasil tinjauan pihaknya kelokasi yang terjadi sebenarnya bukan kerusakan pada kontruksi bangunan.

"Yang terlihat seperti ada retakan itu hanya plesteran, bukan kontruksi pada bangunan flyover," katanya.

Pasca peninjauan tersebut, pihaknya akan segera memperbaiki plesteran flyover yang rusak. Sehingga masyarakat yang melintasinya dapat berkendara dengan tenang.

"Akan kami segera perbaiki plesteran nya yang rusak, supaya masyarakat tidak khawatir lagi," sebutnya.(rmc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar