MENU TUTUP

Mobil Dinas Plat Merah Kepergok Isi BBM Subsidi Jenis Pertalite di Wilayah Kabupaten Pelalawan

Jumat, 15 September 2023 | 15:47:03 WIB
Mobil Dinas Plat Merah Kepergok Isi BBM Subsidi Jenis Pertalite di Wilayah Kabupaten Pelalawan

 

Pelalawan (Riau), Genta Online .com--Sebuah mobil dinas (Mobdin) ber plat merah kedapatan mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Mobdin jenis Nissan X-Trail dengan nomor polisi huruf depan BM dan huruf belakang C (BM XXXX C, - Red) ini kedapatan mengisi BBM bersubsidi jenis Pertalite, pada Selasa (12/9/2023) pagi, sekitar pukul 08.20 WIB.

Padahal saat itu di SPBU tersebut sedang terjadi antrian yang sangat panjang oleh kendaraan lain yang juga akan mengisi BBM subsidi jenis Pertalite.

Diketahui mobil dinas plat merah itu mengisi BBM bersubsidi jenis Pertalite sebanyak 30 Liter dengan nominal uang sebesar 300.000. (Rp 300.000, -Red). 

Saat dikonfirmasi pada petugas SPBU, yang bersangkutan menyampaikan bahwa tidak masalah kendaraan plat merah mengisi BBM bersubsidi.

"Ya gak masalah juga sih Pak mobil plat merah isi BBM subsidi," jelas petugas SPBU tersebut kepada Awak Media.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LSM Tipikor Kriminalitas Abdul Karim Chaniago menyampaikan kritik pedas terkait adanya mobil dinas plat merah yang menggunakan BBM bersubsidi.

"Harusnya para pejabat malu dan harusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, bukan malah sebaliknya,” kata Abdul Karim Chaniago kepada wartawan belum lama ini.

"Sedangkan masyarakat saja dibatasi dan harus menggunakan barcode untuk mendapatkan BBM bersubsidi. Ini justru mobil dinas plat merah seenaknya saja menggunakan BBM bersubsidi," imbuhnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa seharusnya pihak SPBU bertindak tegas dan tidak melayani setiap kendaraan plat merah milik pejabat mengisi BBM bersubsidi.

"Pihak SPBU harus bertindak tegas dan tidak melayani kendaraan dinas plat merah mengisi BBM bersubsidi dan para pejabat juga harus tahu diri dan tidak memaksa petugas SPBU untuk mengisi BBM jenis pertalite,” ujarnya.

Abdul Karim Chaniago juga meminta, agar aparat penegak hukum dan ESDM menindak tegas setiap penyalahgunaan BBM baik oleh Pejabat, Perusahaan maupun SPBU itu sendiri. Hal tersebut untuk menjaga agar tidak terjadi penyalahgunaan BBM dan mencegah terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi. (***Tim)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat