MENU TUTUP

Kabut Asap Selimuti Kota Pekanbaru, Pasien ISPA Mulai Meningkat, Disdik Imbau Siswa Pakai Masker

Selasa, 03 Oktober 2023 | 15:13:59 WIB
Kabut Asap Selimuti Kota Pekanbaru, Pasien ISPA Mulai Meningkat, Disdik Imbau Siswa Pakai Masker

GENTAONLINE.COM - Beberapa hari terakhir kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Pekanbaru. Kebakaran hutan terjadi di beberapa titik di wilayah Riau diprediksi berdampak terhadap kesehatan masyarakat terutama Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Kepala Puskesmas Simpang Baru, Handayani, mengatakan memang ada peningkatan pasien ISPA. Tetapi di puskesmas ini penyakit ISPA tetap menjadi penyakit yang pasiennya cukup banyak. ISPA itu, kata Handayani, bukan hanya disebabkan oleh kabut asap, tapi karena asap motor maupun mobil dan radang tenggorokan juga bisa penyebab terjadinya ISPA.

“ Pasien ISPA itu tetap ada tapi untuk sekarang tidak bisa dikatakan penyebabnya kabut asap karena kabut asap baru dua hari ini, dan dari dinas kesehatan juga belum ada himbauan darurat asap,” ujarnya. (2/10/2023)

Handayani juga menambahkan pasien yang datang biasanya yang mengalami batuk, pilek dan pusing, mata merah yang disebabkan cuaca yang tidak menentu dan juga kurangnya daya tahan tubuh.

Ahmad, selaku warga mengungkapkan adanya kabut asap membuatnya harus lebih banyak minum air putih, lebih waspada sebelum kabutnya makin tebal.

“Kabut asap kalau sudah muncul itu pasti ada orang yang bakar lahan. Kejadian seperti ini kan sudah sering terjadi bukan sekali dua kali kejadian,” tambahnya

Kabut asap yang terjadi beberapa hari terakhir menjadi suatu tantangan baru untuk masyarakat maupun pemerintah Kota Pekanbaru. Karena beberapa tahun sebelumnya kabut asap ini menjadi masalah yang penanganannya cukup lama.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Pekanbaru meminta pihak sekolah untuk mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar siswa tidak terpapar kabut asap sebab kualitas udara sudah berada di level tidak sehat.

Imbauan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Disdik Pekanbaru. Hal itu diakui Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal. "Kami sudah buat surat edaran," ujarnya, Senin (2/10/2023).

Jamal menjelaskan dalam surat edaran tersebut berisi dua poin. Yang pertama adalah proses belajar mengajar di Satuan Pendidikan dilaksanakan dalam ruangan dengan mengurangi aktivitas di luar kelas.

Kemudian, pada poin yang kedua adalah setiap peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan diwajibkan menggunakan masker.(rtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat