MENU TUTUP

Beras di Meranti Aman Dari Isu Beras Mengadung Plastik

Sabtu, 21 Oktober 2023 | 13:35:58 WIB
Beras di Meranti Aman Dari Isu Beras Mengadung Plastik

GENTA ONLINE.COM,- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang di pimpin Plt Bupati AKBP (Purn) H Asmar di dampingi Kadis Disprindag Marwan Kadis Pertanian Ifwandi Kasat Restrim Polres Meranti IPTU AGd Simamora Gelar Komprensi Pers di dikopi Jalan Merbau Kota Selatpanjang terkait hasil lift BPPOM dengan isu beras yang mengandung Plastik Sabtu (21/10/2023).

"Adapun Berdasarkan hasil BPPOM Beras kita di Meranti Memenuhi syarat sebagai beras dan tidak mengandung plastik," kata Kadisprindag Marwan saat di Komfirmasi.

Ia juga mengatakan, berdasarkan surat balasan dari balai BPOM Pekanbaru
kemaren kami mengajukan surat hasil keluar hari ini bahwa beras di Kepulauan Meranti Aman dan bisa di kosumsi Masyarakat dengan baik.

" Semoga Masyarakat hendak bijak dalam memperoleh informasi, dan masyarakat bisa mengosumsi beras dengan aman dari hal tidak diinginkan," Ungkapnya.(Bom)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan