MENU TUTUP

Siak Kota Istana Menuju Warisan Dunia

Jumat, 12 Januari 2018 | 22:19:26 WIB
Siak Kota Istana Menuju Warisan Dunia

GENTAONLINE.COM-Peristiwa percobaan pembakaran dan perusakan beberapa koleksi Istana Siak oleh oknum berinisial TSA (41) beberapa waktu lalu dengan cara menyiramkan bensin dan membakarnya membuat masyarakat Riau terkejut. Apalagi Istana Siak yang bernama Istana Assyeriah Hasyimiah menuju sebuah kota warisan dunia, Kamis (11/1) kemarin.

Istana Siak yang dibangun semasa Sultan Hasyim (1898 M) yang menjadi kebanggaan Masyarakat Melayu di Riau, merupakan peninggalan Warisan Kesultanan Siak Sri Indrapura yang pernah menguasai Sumatera Tengah hingga Pantai Timur Sumatera.

Didalam bangunan ini terdapat banyak koleksi kesultanan yang tak ternilai harganya, mulai dari barang-barang pribadi Sultan ( Hasyim dan Kasim II), hingga manuskrip-manuskrip Melayu Kuno dan arsip-arsip perjanjian kesultanan dengan negara-negara asing seperti Inggris, Belanda dan Jepang.

Hal ini tidak bisa dipungkiri karena Siak Sri Indrapura pada masa akhir Abad 18 memiliki banyak hubungan diplomasi dengan negara-negara tersebut mengingat peran pentingnya jalur Sungai Jantan (Siak) dalam perdagangan dunia sebagai gerbang lalulintas hasil bumi pedalaman Sumatera ke Melaka yang merupakan Bandar Pelabuhan Besar tempat berkumpulnya pedagang-pedagang dunia.

Bupati Siak Syamsuar beberapa tahun belakangan ini telah melakukan upaya kongkrit untuk mengangkat sisi sejarah dan kebudayaan Siak Sri Indarpura.

Keberhasilan pemerintah Kabupaten Siak di akhir tahun 2017 dibidang Pelestarian Warisan tinggalan masa lalu terbukti dengan ditanda tanganinya Piagam Kota Pusaka pada bulan Desember 2017, yaitu komitmen bersama antara Kementrian PUPR dan Kabupaten Siak dalam melindungi aset Warisan Pusaka Siak dalam kebijakan Penataan Ruang dan pembenahan sara prasarana.

Masuknya Kabupaten Siak dalam Program Kota Pusaka merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Riau khususnya masyarakat Kabupaten Siak, karena dari seluruh Kabupaten/Kota di Riau hanya Kabupaten Siak satu-satunya yang berhasil meraih Kota Pusaka ini.

Ketua MPKS Siak Wan Hamzah sangat berharap agar Bupati segera membentuk Badan Pengelola Khusus Kota Pusaka (BPK2P) yang telah tertuang didalam Rencana Aksi Kota Pusaka. Agar dinas terkait segera melakukan kerja kongkrit dan pembenahan jika Istana Siak menjadi salah satu destinasi unggulan wisata.

"Selain itu juga saya berpesan kepada dinas yang terkait dengan pengelolaan Istana Siak untuk segera melakukan kerja kongkrit serta pembenahan jika ingin Istana Siak menjadi salah satu destinasi unggulan wisata bagi Kabupaten Siak yang tengah menapak menuju Kota Warisan Dunia," ucapnya. ***

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat