MENU TUTUP

Abdul Mutolib Pelaku Penganiayaan Masih Berkeliaran Terkesan Kebal Hukum, Korban Trauma dan Terancam Putus Sekolah

Jumat, 21 Juni 2024 | 10:14:13 WIB
Abdul Mutolib Pelaku Penganiayaan Masih Berkeliaran Terkesan Kebal Hukum, Korban Trauma dan Terancam Putus Sekolah Abdul Mutolib Pelaku Penganiayaan Masih Berkeliaran Terkesan Kebal Hukum, Korban Trauma dan Terancam Putus Sekolah

Batu- Bara, Sumut. Genta Online Com Orangtua korban dan para saksi-saksi telah dimintai keterangan oleh pihak Polres Batu Bara Polda Sumatera Utara (Poldasu) atas laporan kasus Tindak Pidana Penganiayaan yang di alami anak dibawah umur dengan tanda bukti laporan/pengaduan Nomor: STTLP/B/122/III/2024/SPKT/Polres Batu Bara/Polda Sumatera Utara dengan Pelapor Jalaludin Orangtua korban bernisial RA (9).

Jalaluddin melaporkan dugaan tindakan Pidana kekerasan fisik terhadap anak dibawah umur, nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagai dimaksud dalam pasal 80 UU RI ayat (1) Jo pasal 76c nomor 35/2014, yang dialami korban RA anak kandung pelapor.

Penganiayaan ini terjadi pada Sabtu tanggal 09 maret 2024 sekira pukul 21.00 Wib, di Jalan Desa Sido Mulyo Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara (Sumut).

"Bukti tanda laporan polisi yang diterima Jalaludin usai membuat laporan kasus penganiayaan yang dialami anaknya RA

Adapun yang dilaporkan bernama Abdul Mutolib warga Dusun pasar I Desa Sidomulyo Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara diduga melakukan penganiayaan terhadap RA, sehingga korban mengalami sakit dibagian leher, sehingga korban trauma merasa ketakutan tidak sekolah selama mulai dari kejadian itu hingga pada hari ini kamis 20 Juni 2024," ucapnya kepada awak media.

Kepada awak media, kamis (20/6/2024), Jalaluddin menyampaikan kekecewaanya terhadap kinerja Polres Batu Bara yang terkesan lambat dalam penanganannya, karena sampai sekarang ini pelaku penganiayaan terhadap anaknya masih bebas berkeliaran terkesan "Kebal Hukum". Selain itu, anaknya juga merasa terancam putus sekolah karena tidak ditangkapnya pelaku.

Terkait hal ini, diminta kepada Kapolres Batu Bara Polda Sumatera Utara untuk memberikan keadilan terhadap korban anak dibawah umur dan pelaku segera di tangkap. (Tim)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat