449 Jemaah Haji Kampar Dijadwalkan Tiba Bertahap dari Batam, Pemulangan Dimulai 7 Juni

Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:33:33 WIB
449 Jemaah Haji Kampar Dijadwalkan Tiba Bertahap dari Batam, Pemulangan Dimulai 7 Junii Foto:

Kampar– Sebanyak 449 jemaah haji asal Kabupaten Kampar yang tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dijadwalkan kembali ke tanah air melalui Debarkasi Haji Batam dan dipulangkan secara bertahap ke daerah asal mulai 7 Juni hingga 1 Juli 2026.

Berdasarkan jadwal resmi pemulangan, mayoritas jemaah akan tiba pada Minggu, 7 Juni 2026. Pada hari tersebut, sebanyak 432 jemaah dari Kloter 5 akan diterbangkan dari Batam menuju Pekanbaru menggunakan maskapai Lion Air dalam beberapa penerbangan.

Setelah tiba di Pekanbaru, jemaah akan diberangkatkan menuju sejumlah titik tujuan di Kabupaten Kampar, di antaranya Islamic Center Bangkinang, Tapung Hilir, Masjid Raya Siak Hulu, dan Masjid Raya Tambang.

Rincian pemulangan pada 7 Juni mencakup 211 jemaah yang akan diberangkatkan menuju Islamic Center Bangkinang, 24 jemaah ke Tapung Hilir, 77 jemaah ke Masjid Raya Siak Hulu, serta 8 jemaah menuju Masjid Raya Tambang.

Selanjutnya, pada Senin, 8 Juni 2026, sebanyak 12 jemaah dari Kloter 6 dijadwalkan tiba melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal.

Sementara itu, pemulangan jemaah berikutnya juga tercatat pada Minggu, 14 Juni 2026, dan Selasa, 16 Juni 2026. Sebagian jemaah akan langsung dijemput di bandara sesuai dengan jadwal dan koordinasi yang telah ditetapkan panitia.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat total jemaah haji Kabupaten Kampar tahun 2026 mencapai 449 orang yang tergabung dalam beberapa kloter keberangkatan.

Pemerintah Kabupaten Kampar bersama panitia haji daerah telah menyiapkan mekanisme penyambutan dan pemulangan jemaah guna memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan tertib hingga para jemaah kembali ke kampung halaman masing-masing.

Masyarakat yang akan menjemput keluarga diimbau mengikuti jadwal yang telah ditetapkan panitia serta memperhatikan lokasi penyambutan agar tidak terjadi kepadatan di area bandara maupun titik-titik penurunan jemaah di Kabupaten Kampar. (rls)

Tulis Komentar