MENU TUTUP

Si Raja Hutan Serang Warga Saat Mencari Damar di Kawasan TNBT

Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:19:15 WIB
Si Raja Hutan Serang Warga Saat Mencari Damar di Kawasan TNBT

Indragiri Hulu, GentaOnline — Peristiwa mengerikan terjadi di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tiga ekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dilaporkan menyerang seorang warga yang sedang mencari damar di dalam kawasan tersebut. Menyikapi hal ini, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian.

“Kami telah menugaskan staf di tingkat tapak, yaitu dari Resor Kerumutan Selatan dan Bidang Rengat, untuk mendalami informasi terjadinya interaksi negatif antara manusia dan satwa harimau sumatera di Desa Rantau Langsat. Tim akan melakukan pengecekan lokasi kejadian, mencari tanda-tanda keberadaan satwa, serta memasang kamera trap,” ujar Ade Kurniadi Karim, S.Hut., M.P., Kepala Seksi KSDA Wilayah I Pelalawan, kepada media ini, Selasa (21/10/2025).

Ade juga mengimbau masyarakat di sekitar kawasan Sungai Balam, Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, agar meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di dalam hutan.

“Warga diimbau tidak beraktivitas sebelum pukul 07.00 pagi dan segera kembali sebelum pukul 17.00 sore. Jika bekerja ke hutan, jangan sendirian—minimal tiga orang atau lebih, serta bawa alat untuk perlindungan diri. Tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas,” pesannya.

Sementara itu, Kapolsek Batang Gansal, Iptu Agus Ferinaldi, S.Sos., M.H., membenarkan adanya serangan harimau terhadap seorang warga bernama Butet alias Bantet (28) pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di daerah Sungai Balam, Dusun Nunusan, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu.

“Korban yang sehari-hari bekerja sebagai pencari damar, saat itu tengah bekerja ketika mendengar suara harimau. Meski sempat waspada, korban tetap melanjutkan aktivitasnya hingga kemudian melihat tiga ekor harimau yang langsung menerkam kaki kirinya,” ungkapnya.

Korban berusaha melawan dengan menendang menggunakan kaki kanan, namun seekor harimau lain menggigit lutut kanannya. Beruntung, setelah korban melawan, ketiga harimau tersebut akhirnya pergi meninggalkan lokasi.

Setelah memastikan keadaan aman, korban berlari menuju pondok untuk meminta pertolongan. Ia kemudian berjalan sekitar 1,5 jam menuju pemukiman Dusun Nunusan, lalu dibawa ke Desa Lemang menggunakan transportasi air, sebelum akhirnya dilarikan ke Puskesmas Batang Gansal dengan ambulans desa.

“Dengan luka cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi warga yang beraktivitas di kawasan hutan agar selalu berhati-hati dan mematuhi imbauan pihak berwenang.(Tim)

 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

2

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

3

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

4

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

5

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

6

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

7

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

8

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak

9

Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho Menyerahkan Bantuan Motor Kepada Ayah Disabilitas Karena Motornya Dicuri Saat Parkiran