MENU TUTUP

Saat Jabatan Berakhir: 43 Pejabat Kampar Dirotasi, Kabid SDK Dinkes Tergeser

Rabu, 07 Januari 2026 | 15:41:11 WIB
Saat Jabatan Berakhir: 43 Pejabat Kampar Dirotasi, Kabid SDK Dinkes Tergeser

Kampar — Kekuasaan tak pernah abadi. Jabatan pun demikian. Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur birokrasi dengan melantik dan merotasi 43 pejabat administrator dan pengawas, Rabu (7/1/2026). 

Mutasi ini menjadi penanda bahwa jabatan bukan ruang untuk berkuasa, apalagi bersikap jumawa.

Pelantikan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si, mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar, di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota. Ini merupakan salah satu mutasi terbesar di awal 2026.

Salah satu yang menyita perhatian publik adalah Ns. Erfan Djunaidi, S.Kep. Ia tidak lagi menjabat Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kampar, dan dipindahkan sebagai Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPBD Kampar.

Di kalangan insan pers Kampar, nama Erfan bukan sosok asing. Namun bukan karena prestasi komunikasi, melainkan sebaliknya. Ia kerap dinilai tidak ramah terhadap wartawan dan tertutup terhadap kerja-kerja jurnalistik.

“Selama ini tidak pernah membuka ruang komunikasi dengan media. Jabatan itu amanah, bukan menara gading,” ujar salah seorang pimpinan redaksi media lokal Kampar.

Menurutnya, pergeseran jabatan tersebut adalah konsekuensi wajar dalam birokrasi yang menuntut keterbukaan dan pelayanan publik.

“Kalau pejabat merasa tinggi karena jabatan, cepat atau lambat akan turun juga. Jabatan itu sementara,” tambahnya.

Pelantikan turut dihadiri Asisten II Setda Kampar Muhammad, Asisten III Ir. Syahrial, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kampar dr. Asmara Fitrah Abadi, serta pejabat pimpinan tinggi pratama, kepala bagian, dan camat se-Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya, Ardi Mardiansyah menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar formalitas administrasi.

“Jabatan adalah amanah, bukan hak. Ia bisa datang dan pergi. Yang tertinggal adalah rekam jejak dan integritas,” tegas Ardi.

Ia menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas organisasi, kemampuan beradaptasi, serta sinergi lintas sektor demi pelayanan publik yang lebih baik.

Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain:

Febrinaldi Tridarmawan sebagai Kepala Dinas PMD Kampar

Kholis Pebriyasmi sebagai Camat Bangkinang

Susilawati sebagai Kabag Hukum Setda Kampar

dr. Rita Anggraini sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan

Akhiar Nur sebagai Sekretaris BPBD Kampar

Dalimi sebagai Kasubid Rekonstruksi BPBD

Ns. Erfan Djunaidi sebagai Kasubid Kedaruratan BPBD Kampar

Nama-nama lainnya tercantum dalam Surat Keputusan resmi Pemerintah Kabupaten Kampar.

Perombakan ini menjadi pesan tegas: jabatan bukan tempat memupuk kesombongan, melainkan sarana melayani. Ketika amanah diabaikan, mutasi menjadi pengingat bahwa tidak ada kursi yang permanen dalam birokrasi.

Pemerintah berharap rotasi ini menjadi momentum penyegaran, memperkuat etos kerja aparatur, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kampar. (lelek)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar