MENU TUTUP

Diduga Pipa Chevron Meledak, Api Nyembur Hingga ke Jalan

Ahad, 16 September 2018 | 21:23:28 WIB
Diduga Pipa Chevron Meledak, Api Nyembur Hingga ke Jalan

GENTONLINE.COM-Aktivitas jalan lintas Duri-Kandis tepatnya di depan Kantor UPT Dinas Pendidikan Pinggir atau kantor Lurah Balai Raja menjadi macet.

Kemacetan diduga akibat api terlalu besar menyembur dari pipa gas Chevron di pinggir jalan, Minggu (16/9) menjelang magrib.

Pantauan dilapangan, kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa mengambil jalan alternatif karena tidak berani melintasi jalan dekat kobaran api tersebut.

Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Chevron maupun pihak kepolisian terkait penyebab meledaknya pipa gas tersebut.

"Katanya pipa gas Chevron yang meledak itu. Makanya gak ada kendaraan yang berani lewat di sana," kata Purba, warga Balairaja dilansir dari goriau.com.

Sejumlah kendaraan besar seperti truk juga masih banyak yang tertahan tidak bisa lewat. Kemacetan dari arah Kandis sudah mencapai pasar Pinggir. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar