MENU TUTUP

Pemerintah RI Cairkan 560 M Untuk Bencana Sulteng

Sabtu, 29 September 2018 | 15:29:57 WIB
Pemerintah RI Cairkan 560 M Untuk Bencana Sulteng

GENTAONLINE.COM-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk penanggulangan bencana di Sulawesi Tengah.

Kepastian itu disampaikan Sri Mulyani kepada wartawan seusai menjadi pembicara dalam acara Milenials Festival di Epicentrum, Jakarta, Sabtu (29/9).

"Kita permintaan dari BPNB sekitar hampir Rp 560 miliar. Kita proses hari ini supaya bisa dicairkan sesegera mingkin hari Senin atau bahkan kalau besok memungkinkan dari perbankan. Itu adalah sebagai BPNB bisa langsung melakukan operasi," ujarnya.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah sudah mengeluarkan banyak anggaran untuk bencana. Sebelum gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, terjadi gempa mematikan di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Untuk sementara, Sri Mulyani menyebut pemerintah fokus menolong korban selamat. Seperti dengan menyediakan pelayanan kesehatan hingga perlindungan sementara.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan