MENU TUTUP

Jalin Mitra Dengan Kemenag, KPU akan Sosialisasi Pemilu 2019 di Masjid

Jumat, 08 Februari 2019 | 07:48:34 WIB
Jalin Mitra Dengan Kemenag, KPU akan Sosialisasi Pemilu 2019 di Masjid

GENTAONLINE.COM-Belajar dari pengalaman kasus penggunaan masjid untuk perilaku antidemokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggunakan masjid dan rumah ibadah lainnya untuk mengefektifkan sosialisasi dan pendidikan politik di Pemilu 2019.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyampaikan, langkah ini dilakukan karena tatap muka jadi salah satu metode sosialisasi paling efektif. "Kita bermitra dengan Kementerian Agama kemudian melalui kemitraan itu Kemenag di provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, mendukung supaya sosialisasi melalui khotbah-khotbah di forum keagamaan, semua agama," kata Wahyu di Jakarta, Kamis (7/2).

Wahyu menjamin sosialisasi ini tidak akan berujung kampanye untuk salah satu pasangan calon. Dia mengaku pihaknya sudah belajar dari pengalaman Pilkada DKI Jakarta 2017. "Belajar dari pengalaman pahit demokrasi negeri ini di mana rumah ibadah justru dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk melakukan perilaku antidemokrasi. Kita memanfaatkan forum-forum keagamaan untuk sosialisasi dan pendidikan politik," ucap Wahyu menjelaskan.

Ia menyebutkan sosialisasi di masjid dan rumah ibadah lainnya bakal dilakukan selama tiga minggu hingga Hari-H Pemilu 2019 pada 17 April 2019.

Nantinya, para pemuka agama akan menerangkan beberapa hal, seperti ajakan menggunakan hak pilih, pemilu damai, dan kebijaksanaan menerima informasi terkait pemilu. "Tetap khotbah, tapi itu disisipi pesan terkait sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam rangka Pemilu 2019," tuturnya.

Strategi ini dipasang guna mengefektifkan sosialisasi pemilu. Sebab KPU memasang target tinggi dalam hal pertisipasi pemilih, yaitu 77,5 persen. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat