MENU TUTUP

Dituding Rusak Atribut Demokrat, DPP PDIP: Riau Bukan Basis PDIP

Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:08:34 WIB
Dituding Rusak Atribut Demokrat, DPP PDIP: Riau Bukan Basis PDIP

GENTAONLINE.COM-Politikus Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut pelaku perusakan baliho SBY hingga spanduk dan bendera PD mengaku beraksi atas perintah pengurus PDIP. PDIP heran atas tudingan itu.

Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari menilai, tudingan itu tidak masuk akal. Mengingat, seperti kata SBY, presiden ke-6 RI itu bukan rival Jokowi pada Pilpres 2019 ini. "Aneh, yang nyapres PS (Prabowo Subianto) kok ngerusak (baliho) Pak SBY. Padahal Pak Beye nggak nyaleg. PDIP masih waras," ujar Eva kepada wartawan, Sabtu (15/12).

Eva mengatakan Riau bukanlah basis PDIP. Jadi tidak mungkin pihaknya mencari 'gara-gara' di wilayah yang bukan markas banteng itu. "Riau bukan basis PDIP, tentu tidak akan cari gara-gara yang mempersempit peluang menang di bukan wilayah basis banteng," katanya.

Untuk itu, Eva meminta Andi Arief tidak sembarangan mengeluarkan pernyataan. Dia juga meminta agar permasalahan ini diserahkan kepada aparat kepolisian. "Sebaiknya tidak comment yang tendensius, serahkan ke polisi," ujar Eva.

Sebelumnya, Andi Arief mengungkapkan, dari pengakuan pelaku, didapatkan keterangan bahwa 'order' perusakan atribut PD berasal dari PDIP. Selain itu, diperoleh informasi bahwa pelaku berjumlah 35 orang, yang dibagi dalam 5 kelompok.

Satu pelaku sebelumnya memang sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Polisi menangkap pemuda bernama Heryd Swanto (22), yang hingga kini masih diperiksa secara intensif terkait motifnya.

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan