MENU TUTUP

KPU Bocorkan Pertanyaan Debat Capres, Syamsuddin: Masa Kalah Dengan Kontes Puteri Indonesia

Senin, 07 Januari 2019 | 16:54:18 WIB
KPU Bocorkan Pertanyaan Debat Capres, Syamsuddin: Masa Kalah Dengan Kontes Puteri Indonesia

GENTAONLINE.COM-Partai Demokrat merasa aneh sekaligus mempertanyakan keputusan KPU memberikan daftar pertanyaan kepada kedua pasangan capres-cawapres sebelum debat berlangsung.

"Waduh masa kalah dengan kontes Putri Indonesia dan Miss Universe yang pertanyaannya rahasia tertutup rapat dalam amplop," kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin. 

Dia mengingatkan bahwa Pilpres 2019 adalah sarana untuk memilih pemimpin negara dengan jumlah penduduk 260 juta. "Piye (bagaimana) KPU? Jangan buat kebijakan yang buat malu!" ucapnya.

Alasan KPU bahwa debat capres bukanlah kuis tebak-tebakan dinilai tidak tepat. KPU menyebut tujuan pertanyaan dalam debat diberitahukan terlebih dahulu ke pasangan capres-cawapres adalah supaya materi yang disampaikan capres-cawapres di panggung debat bisa utuh karena persiapannya lebih baik. 

"Para capres harus berani nolak. Gengsi dong!" tukas Didi. (rmol)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pimred Gentaonline.com Berikan Apresiasi Terhadap Penanganan Kasus LY di Polrestabes Pekanbaru.

2

IKA FEKONSOS UIN SUSKA RIAU, TAJA PROGRAM ALUMNI DENGAN MATERI PERTAMA TATA KELOLA ORGANISASI MAHASISWA

3

APAK Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Pembebasan Bersyarat Asri Auzar ke BAPAS Pekanbaru

4

Aktivis Lingkungan Desak Polisi Tangkap Pelaku PETI di Peranap, Surat Resmi Desa Dinilai Bukti Keresahan Warga

5

SPBU Kerinci Disorot, Distribusi Bio Solar Subsidi Jadi Sorotan Warga

6

Dugaan Tangkap Lepas Di Kasus Narkoba. Terjadi Juga Di Kasus PETI. Dengan Istilah "BAKAR LALU STOR UPETINYA BILA MAU OPERASI KEMBALI". Baturijal Hulu Membara !

7

PTUN Pekanbaru membatalkan Sertipikat Hak Milik (SHM) Nomor 22978 seluas 19.775 m2 di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

8

Kasus dugaan pencurian yang melibatkan terduga pelaku Shidiq Al Fajri kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian Sektor Tambang, Resor Kampar, Polda Riau.

9

Kuasa Hukum Desak Aparat Penegakan Hukum APH di Wilayahnya Konflik Lahan Eks HGU 366 Hektar Lahan