MENU TUTUP

Dibenarkan Edy Tanjung, ini Alasan BPP Prabowo-Sandi di Riau Belum Kumpulkan Dana Sumbangan Kampanye

Ahad, 20 Januari 2019 | 15:19:11 WIB
Dibenarkan Edy Tanjung, ini Alasan BPP Prabowo-Sandi di Riau Belum Kumpulkan Dana Sumbangan Kampanye

GENTAONLINE.COM-Ketua Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Riau pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi, Nurzahedi, memberikan klarifikasi terkait tidak adanya sumbangan pada laporan penerimaan dana sumbangan kampanye ke KPU Riau belum lama ini.

Sebagaimana diketahui, Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dari tim Capres Prabowo-Sandi yang disampaikan ke KPU pada awal Januari lalu adalah nol. Sedangkan di kubu tim Capres Jokowi-Ma'ruf, penerimaan dana sumbangan kampanye yang terkumpul mencapai Rp1,3 miliar.

Anggota DPR RI Dapil Riau yang akrab disapa Edy Tanjung ini mengaku, pihaknya belum fokus untuk mengumpulkan dana sumbangan kampanye. Sebab Gerindra dan partai koalisi lebih menitikberatkan pada sosialiasi di kalangan masyarakat secara langsung. "Kita tidak ingin buru-buru mengumpulkan sumbangan dana kampanye dari relawan dan kader partai. Sebab, kita tak ingin konsentrasi para kader dan partai koalisi dalam bersosialisasi terpecah. Lagipula, masa kampanye juga terbilang masih lama. Buat apa buru kumpulkan dana kampanye, yang penting adalah pergerakannya," papar Edy Tanjung.

Ia juga membantah tudingan beberapa pihak yang mengatakan kosongnya penerimaan sumbangan dana kampanye pada LPSDK beberapa waktu lalu lantaran tak solidnya partai koalisi.

"Semua partai koalisi dan tim relawan sangat solid memenangkan Prabowo-Sandi di Riau. Bisa dilihat sendiri dengan pergerakan mereka sosialiasikan Prabowo-Sandi di tengah-tengah masyarakat. Nanti baru kita bergerak untuk kumpulkan dana kampanye jika Pemilu sudah dekat," tuturnya. (*)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak