MENU TUTUP

Soal Banjir Pengamat : Gubernur dan Presiden Harus Bertanggung Jawab

Jumat, 03 Januari 2020 | 14:00:36 WIB
Soal Banjir Pengamat : Gubernur dan Presiden Harus Bertanggung Jawab

GENTAONLINE.COM - Banjir yang melanda ibukota sejak Senin kemarin, menjadi mimpi buruk warga terutama di wilayah perbatasan. Drainase yang kurang memadai serta manajemen mitigasi bencana yang tidak terencana menjadi salah satu faktor utama banjir menghantui DKI Jakarta dan sekitarnya.

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menerangkan banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya harus menjadi perhatian pemerintah.

“Sebagai wilayah Jakarta dilanda banjir, orang yang paling bertanggungjawab, menurut saya, Gubernur DKI Jakarta. Sebagai ibu kota negara, banjir di Jakarta, saya berpendapat, Presiden Republik Indonesia turut bertanggungjawab,” kata Emrus lewat siaran persnya yang diterima , Jumat (3/1).

Sebagaimana diketahui, banjir melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, tidak hanya kerugian materil yang dialami warga namun juga korban jiwa sebanyak 30 orang dari berbagai wilayah.

Penanggulangan banjir hingga saat ini terus dievaluasi oleh pemerintah daerah dan juga pusat guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan yang diprediksi akan datang dalam beberapa hari ke depan.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat