MENU TUTUP

Upaya Megawati Dan Hasto Mem-PAW Riezky Aprilia Tidak Etis

Rabu, 15 Januari 2020 | 14:19:12 WIB
Upaya Megawati Dan Hasto Mem-PAW Riezky Aprilia Tidak Etis

GENTAONLINE.COM - Harun Masiku sosok yang tidak populer di kalangan PDI Perjuangan tapi berhasil menjatuhkan marwah partai atas kasus dugaan suap kepada komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus menyampaikan bahwa alasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mati-matian membela Harun dan mengorbankan Riezky Aprilia melalui PAW secara tidak normal dengan cara uji materil PKPU 3/2019.

Dikatakan upaya tidak normal, karena uji materil ini merupakan langkah tidak etis karena pembuatan PKPU selalu melibatkan konsultasi dengan DPR, karena PKPU 3/2019 itu merupakan Peraturan Pelaksana dari UU 7/2017 tentang Pemilu yang dibentuk oleh DPR di mana PDIP ada di dalamnya.

Menurut Petrus, secara prosedural dan substantif penetapan caleg Rezky sebagai anggota DPR karena caleg terpilih Nazarudin Kiemas meninggal dunia, sah menurut hukum. Karena, didasari pada ketentuan Pasal 426 UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum, dan Pasal 242 ayat (1) UU 17/2017 tentang MD3.

Dengan demikian, lanjut Petrus, maka dari aspek prosedural dan substantif, Riezky sah menjadi anggota DPR dari Fraksi PDIP periode 2019-2024.

"Kecuali kalau atas alasan melanggar AD ART atau alasan yuridis lainnya, DPP PDIP dapat mem-PAW Riezky Aprilia, itupun tidak otomatis jatuh kepada Harun Masikhu, karena Harun bukan peraih suara terbanyak urutan berikutnya," ujar Petrus kepada wartawan, Rabu (16/1).

DPP PDIP memiliki wewenang untuk mengganti Riezky melalui mekanisme PAW dengan mengusulkan caleg peraih suara terbanyak berikutnya yang berada di bawah Riezky dari dapil yang sama yaitu Sumsel I.

Berarti, bukan Harun, karena Harun tidak berada pada posisi suara terbanyak berikutnya di bawah Riezky. Dia peraih suara terbanyak kelima internal PDIP di dapil Sumsel I.

"Karena tidak terdapat alasan dan pintu masuk bagi DPP PDIP untuk mem-PAW Riezky Aprilia, maka upaya Megawati dan Hasto melalui uji materil PKPU 3/2019 meski tidak etis, mau tidak mau harus dilakukan meski dengan alasan-alasan yang sangat dicari-cari," tutup Petrus.(rml)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak