MENU TUTUP

Datuk H Safa'at Terpilih Sebagai Ketua LEMTARI Riau

Sabtu, 05 Februari 2022 | 19:53:40 WIB
Datuk H Safa'at Terpilih Sebagai Ketua LEMTARI Riau Ketua DPW LEMTARI Riau Datok H. Safa'at, SE M.BA

Pekanbaru--Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia (LEMTARI) Provinsi Riau melakukan konsolidasi internal dikarenakan terjadinya kevakuman kepengurusan selama hampir dua tahun. 

Datok H. Safa'at, SE M.BA terpilih sebagai Ketua LEMTARI Riau melalui rapat  musyawarah dan mufakat yang dihadiri oleh Ketua Pusat Suhaili Datuk Mudo di Hotel Mona Plaza Panam, jumat malam. 

Datok H Safaat merupakan tokoh Kampar kelahiran tapung yang selama ini bergabung di PT Chevron dan saat ini di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). 

"Ketua baru semangat baru" kata Apris Domo yang juga pengurus LEMTARI Riau. 

Menurut Apris pihaknya akan merampungkan kepengurusan hingga segera dilakukan pengukuhan dalam waktu dekat. 

Hingga berita ini dimuat acara masih berlangsung, sejumlah tokoh ngetop Provinsi Riau terlihat hadir, antara lain Zulkifli Zubir, SH MH, Timbul Pardede, bung Abu Nazar, Masriadi, H Kennedy Sentosa, Edwin Syarif , Ramli, Herman Yahya Domo dan sejumlah tokoh lainnya. (rls) 

Editor : Kennedy

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat