MENU TUTUP

Isu calon ketum selain Mega dinilai upaya memecah PDIP

Selasa, 07 April 2015 | 23:32:31 WIB
Isu calon ketum selain Mega dinilai upaya memecah PDIP
Megawati Soekarnoputri akan kembali didapuk menjadi ketua umum PDI Perjuangan dalam Kongres di Bali, nanti. Munculnya beberapa nama jadi pengganti Mega dinilai hanya isu untuk mengusik internal partai.
 
"Isu dan politik yang muncul terkait wacana calon ketua umum lain selain Ibu Megawati hanya upaya-upaya memecah belah kesolidan partai," ujar Politikus PDIP Charles Honoris di Jakarta, Selasa (6/4).
 
Menurutnya, semua struktur daerah dan kader sudah sepakat akan aklamasi mengukuhkan Megawati. Bahkan, lanjutnya Joko Widodo juga secara terbuka meminta Megawati kembali memimpin partai.
 
"Salah satu yang pertama menyuarakan dukungan kepada Ibu Mega untuk menjabat sebagai ketua umum kembali adalah pak Jokowi." tutur anggota Komisi I DPR itu.
 
Menanggapi isu regenerasi, kata Charles, PDI Perjuangan partai yang demokratis. Tetapi pada saat Rakernas, Charles menambahkan Megawati diminta oleh kader-kader dari seluruh Indonesia untuk kembali jadi orang nomor satu di partai.
 
"Bisa dipastikan kongres besok suara bulat seluruh struktur dan kader partai secara aklamasi akan meminta Ibu Megawati sebagai ketua umum partai," ujarnya.
 
Charles mengatakan, sebagai partai utama pengusung pasangan Jokowi-JK dinamika yg terjadi di internal akan sangat mempengaruhi jalannya roda pemerintahan. Untuk itu salah satu poin yang akan dibahas adalah program mengawal pemerintahan Jokowi-JK.
 
"Justru kongres besok akan diwarnai perdebatan kualitatif terkait menyempurnakan kemenangan Pileg dan Pilpres 2014 dengan program-program yang langsung bisa dirasakan masyarakat," tandasnya.
Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

2

Kadis PUTR Rohil Dilaporkan ke Kejati dan Polda Riau Terkait Dua Proyek Jalan Rp34,6 Miliar

3

KOPARI Desak Polda Riau Usut Dugaan Jual Beli Lahan di Kawasan Hutan

4

Diduga Pabrik PT LAS "Minyak Kita" Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah

5

Pimred Media Mengecam Pengacara Arogan Pelanggaran kode Etik Penghinaan Martabat Profesi Wartawan

6

Hina Profesi Wartawan, Hotman Paris di Kejar Organisasi Wartawan, PWI dan PWMOI Bersuara

7

Diduga Diteror dalam Sengketa Tanah, Warga Tangkerang Barat Pertanyakan Pendampingan RW 08 dan Minta Polisi Menyelidiki Dugaan Mafia Tanah

8

Sebarkan Fitnah Keji terhadap Ketua KNPI Riau yang Dikriminalisasi Polresta Pekanbaru, Ini Sanggahan Istri Larshen Yunus*

9

Pemerintah Kecamatan Tambang Mengaku Belum Tahu Aktivitas Galian C Ilegal, Ulul Azmi Jadi Sorotan