MENU TUTUP

Gerindra Buka Peluang Ikut Dukung Pansus Jiwasraya

Jumat, 07 Februari 2020 | 09:03:30 WIB
Gerindra Buka Peluang Ikut Dukung Pansus Jiwasraya

GENTAONLINE.COM -- Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan masih ada kemungkinan bagi Partai Gerindra untuk mendukung pembentukan panitia khusus (pansus) kasus Jiwasraya. Ia mengatakan, kemungkinan itu tergantung proses yang berjalan di DPR. "Mekanisme itu nanti akan terbuka ya. Mekanisme itu akan terbuka, apakah kita nanti akan panja atau pansus," kata Muzani di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Kamis (6/2).

 

Bagi Partai Gerindra, ia mengatakan, persoalan Jiwasraya menjadi pelajaran yang sangat mahal bagi pengelolaan keuangan BUMN dalam negeri. Karena itu, Partai Gerindra mendukung penyelesaian kasus tersebut. "Prosesnya adalah bisa panja, bisa pansus. Kalau pansus itu gabungan dari komisi-komisi, kalau panja per komisi. Nah sekarang panja itu dilakukan di tiga komisi, ya sudah terserah saja," ucapnya.

 

Sebanyak dua partai telah mengusulkan pembentukan pansus hak angket Jiwasraya. Dua partai tersebut antara lain PKS dan Partai Demokrat. Dari kedua partai tersebut total sudah 104 anggota yang menandatangani usulan pembentukan hak angket Jiwasraya.

 

Anggota fraksi Partai Demokrat Benny Kabur Harman memastikan bakal melobi fraksi lain untuk ikut mendukung usulan pembentukan panitia khusus (pansus) hak angket Jiwasraya. Hal tersebut mengingat diusulkannya pansus hak angket oleh fraksi Partai Demokrat dan PKS pada Selasa (4/2) kemarin. "Ya pasti itu (melobi fraksi lain)," kata Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (rep)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Sungai Buluh Tak Kunjung Progres, LSM KPKN Pertanyakan SOP Kejati Riau

2

EFEKTIVITAS TIM TERPADU DIPERTANYAKAN: KONFLIK PT ARARA ABADI DAN WARGA MINAS TERUS BERLARUT

3

Profil Jumhur Hidayat Dipenjara di Era Presiden Jokowi, Kini Diangkat Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

4

Instruksi Kejati Sumbar 'Dicuekin', Kasus Dugaan Korupsi Wali Nagari Mandeh di Kejari Pessel Mandek Hampir Satu Tahun ?

5

Dugaan Klenteng Berkedok Privat Room Tanpa Izin PBG Rumah Ibadah. Pemerintah Pesisir Selatan Bertindaklah ?

6

Pakar Kebijakan Publik Minta Pemerintah Segera Bertindak

7

Bangkitkan Rasa Cinta Almamater, Alumni Akuntansi Gelar Dialog Interaktif dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN SUSKA RIAU

8

Perkuat Silaturahmi, IKA Akuntansi S1 UIN Suska Riau Gelar Reuni Sekaligus Pelantikan Pengurus Baru

9

Masih dalam Suasana Syawal, Edi Lelek Bebas via Restorative Justice, Keluarga Apresiasi Dukungan Semua Pihak