MENU TUTUP

Dini Hari, Warga Bantaran Kali Jakarta Diimbau Waspada Banjir

Selasa, 25 Februari 2020 | 12:35:35 WIB
Dini Hari, Warga Bantaran Kali Jakarta Diimbau Waspada Banjir

Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta mengatakan tinggi muka air di Pos Pantau Angke Hulu ada pada level waspada. Tinggi muka air mencapai 170 sentimeter.

"Diimbau kepada warga sepanjang bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir," kata petugas BPBD DKI Jakarta di depan mikrofon, sebagaimana disiarkan akun Twitter resmi BPBD DKI Jakarta, Selasa (25/2/2020) dini hari.

BPBD DKI Jakarta melalui akun Twitter resminya, @BPBDJakarta, menginformasikan tinggi muka air (TMA) Pos Pantau Angke Hulu ada pada siaga 3 atau waspada. Informasi tersebut didasari pantauan pada pukul 01.00 WIB dini hari, Selasa (25/2).

"TMA 170 cm/hujan (waspada/siaga 3). Pada hari Selasa, 25 Februari 2020, pukul 01.00 WIB," tulis BPBD DKI melalui akun Twitter-nya.

BPBD kemudian memberikan peringatan kepada warga di sekitar bantaran kali.

"Info disaster early warning system (dews) kepada warga bantaran kali akibat kenaikan tinggi muka air di Pos Pantau Angke Hulu," katanya.(dtc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat