MENU TUTUP

3 Kecamatan di Pekanbaru Belum Ajukan Pencairan Insentif RT dan RW

Rabu, 01 April 2020 | 10:57:20 WIB
3 Kecamatan di Pekanbaru Belum Ajukan Pencairan Insentif RT dan RW

GENTAONLINE.COM - Sembilan kecamatan di Kota Pekanbaru sudah mengajukan pencairan insentif Ketua RT dan RW untuk bulan Februari. Tiga kecamatan lainnya belum lakukan pengajuan pencairan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). 

Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD Kota Pekanbaru Basri menyebutkan, tiga kecamatan itu yakni, Kecamatan Payung Sekaki, Kecamatan Sail dan Kecamatan Tampan. 

Ia juga mengungkapkan, total anggaran yang dicairkan untuk insentif RT dan RW di bulan Januari sebesar Rp 2.103.200.000. Sedangkan bulan Februari sebesar Rp1.515.200.000. 

"Kita imbau bagi kecamatan yang belum mengajukan pencairan insentif RT dan RW bulan Februari untuk segera mengajukannya," kata Basri, Rabu (1/4/2020). 

Ia menyebut, syarat pengajuan insentif itu harus lengkap, salah satunya harus ada Surat Perintah Membayar (SPM). "Syaratnya, OPD (kecamatan) mengajukan SPM RT dan RW," kata dia.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar