MENU TUTUP

Walikota Pekanbaaru Minta Camat Sisir Warga yang Belum Terima Sembako

Rabu, 20 Mei 2020 | 09:20:18 WIB
Walikota Pekanbaaru Minta Camat Sisir Warga yang Belum Terima Sembako

GENTAONLINE.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. Namun, disinyalir masih ada warga yang seharusnya dapat tapi belum menerima bantuan. 

 

Menanggapi itu, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT meminta camat, lurah dan RT-RW untuk menyisir ulang pemukiman apakah masih ada warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 yang belum menerima bantuan sosial (Bansos) dan Sembako.

 

"Untuk itu kepada camat, lurah dan RT-RW, sisir lagi. Kalau masih ada, kita buka klaster enam," kata Walikota, Rabu (20/5/2020).

 

Ia menjelaskan, klaster enam ini masih bisa ditampung Pemko Pekanbaru dengan kekuatan anggaran untuk 10 ribu paket Sembako. "Kalau 10 ribu paket masih bisa kita tampung," kata dia.

 

Ia menyebutkan, hingga kini warga penerima bansos dan Sembako di Kota Pekanbaru sudah terbagi sebanyak lima klaster atau kelompok. Tiga klaster di antaranya masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan jumlah 35.998 kepala keluarga (KK). 

 

Tiga klaster ini merupakan warga miskin, hampir miskin dan rentan miskin yang menerima Bansos dari Kementerian Sosial. Kemudian klaster keempat merupakan warga miskin dan terdampak Covid-19 yang tidak terdaftar sebagai penerima Bansos di Kemensos. 

 

Jumlah klaster keempat mencapai 45.625 KK yang sudah menerima bantuan Sembako pada tahap satu. Kemudian Pemko kembali menerima usulan dari RT-RW karena masih banyak warga yang belum terdaftar sebagai penerima Bansos dan sembako. 

 

"Mereka mungking tercecer saat pendataan tahap satu, maka diusulkan lagi dan masuk dalam klaster kelima. Jumlahnya sebanyak 10 ribu KK. Mereka ini akan menerima bantuan sembako pada tahap dua. Ada 60 ribu lebih paket sembako yang akan kita siapkan," jelasnya.(ckc)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat