MENU TUTUP

Pekanbaru Sedang Bersiap-siap, Seperti Ini Rupanya Konsep New Normal

Rabu, 27 Mei 2020 | 13:47:19 WIB
Pekanbaru Sedang Bersiap-siap, Seperti Ini Rupanya Konsep New Normal

GENTAONLINE.COM - Pemko Pekanbaru sudah menyusun konsep untuk membiasakan hidup dalam suasana yang baru atau disebut dengan New Normal. Dengan kondisi ini, warga Pekanbaru menerapkan protokol kesehatan tanpa dipaksa pemerintah lagi di tengah pandemi virus corona.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus usai apel perdana usai hari raya Idulfitri di halamaan Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (26/5/2020), menceritakan, pandemi virus corona terjadi di awal Maret di Indonesia. Kasus pertama virus corona juga muncul di Pekanbaru saat itu.

"Kami mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai pada 17 April lalu. Setelah 1,5 bulan hidup dengan cara dan pola, maka kita harus membiasakan diri kita hidup dalam suasana menghadapi bahaya virus corona yang dinamakan dengan New Normal," katanya. 

Sebenarnya, konsep normal baru atau New Normal adalah warga Pekanbaru hidup secara mandiri dalam menghadapi ancaman virus corona. Jadi, warga Pekanbaru tak ada lagi dipaksa oleh pemerintah.

"Artinya, ada kesadaran masyarakat agar berjuang. Oleh sebab itu, kita harus menyadari bahwa di dalam gerak kehidupan ada ancaman yang belum musnah yaitu virus corona," ucap Firdaus.

New Normal adalah membiasakan kehidupan sehari-hari setelah hampir dua bulan dibimbing oleh pemerintah. Karena itu, kesadaran yang diinginkan adalah warga Pekanbaru hidup di bawah ancaman virus corona. 

"Kuncinya adalah disiplin untuk melaksanakan apa yang dijadikan panduan yaitu protokol kesehatan. Disiplinlah secara mandiri untuk melaksanakan protokol kesehatan di setiap waktu," saran Firdaus.(r24)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

FAJI Riau Ingatkan Iskandar Hoesin Jangan Halalkan Segala Cara

2

Aktivitas Galian C di Sungai Jalau Diprotes, 250 Warga Kampar Utara Desak Penutupan

3

Penetapan Pimpinan PT SPRH Dinilai Cacat Prosedur, HMI Badko Riau-Kepri Wanti-wanti BUMD Jadi 'ATM'

4

Pajak Sawit Rp1.700 per Batang Berpotensi Rp2 Triliun, KOPARI Usul Tarif Digandakan Jadi Rp4 Triliun

5

Silaturahmi dan Konsolidasi Pimpinan Fakultas dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Sultan Syarif Kasim Riau

6

Aktivis Desak KPK Usut Dugaan Fee 5 Persen Tunda Bayar di Pemko Pekanbaru

7

Jeritan Guru PPPK Rohil Menggema di Jakarta 'Menitipkan Nasib' ke BKN dan KemenPAN-RB

8

Mahasiswa Desak Tangkap Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Disebut Biang Kerok Korupsi Riau

9

Proyek Jalan APBD Rp148,8 Juta di Bengkalis Molor, Indikasi Kelalaian hingga Dugaan Korupsi Mencuat