MENU TUTUP
Diduga terkait sengketa SBI

Polda Riau dalami kasus pembunuhan di Rohil

Senin, 17 Agustus 2020 | 18:15:18 WIB
Polda Riau dalami kasus pembunuhan di Rohil Korban Serasi Purba

Pekanbaru - Pasca penemuan mayat tanpa identitas yang ditemukan di perkebunan kelapa milik warga di Dusun I Kepenghuluan Kasang Bengawan Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir Sabtu (15/08) siang kemarin perlahan mulai ada titik terang tentang identitas korban.

Dan dari hasil Otopsi di RS Bhayangkara Pekanbaru, diketahui korban berjenis kelamin laki-laki.

Informasi yang dirangkum dari Polsek Pujud, Ahad (16/08) malam menyebutkan bahwa selain dari hasil Otopsi juga diperoleh informasi bahwa korban bernama Serasi Purba (45) humas kelompok kelompok tani warga Sei Meranti Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK membenarkan bahwa identitas mayat yang ditemukan mulai mendapat titik terang.

"Saat ini keluarga dari korban ingin mengambil sampel darah untuk dilakukan uji tes DNA guna memastikan apakah mayat yang ditemukan adalah Serasi Purba," ungkap Kapolsek.

Pria yang akrab disapa Baim itu juga menjelaskan hasil otopsi terhadap mayat korban di RS Bhayangkara Polda Riau menyebutkan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia antara 45 hingga 60 tahun.

Selain itu juga ditemukan jaringan kulit yang terbuka pada daerah leher, perut dan lengan atas kiri yang berdasarkan pola dan deskripsinya dapat diakibatkan oleh gigitan hewan.

Ditemukan resapan darah yang berwarna merah pada otot pelipis kanan, otot dada dan tulang wajah serta patahnya tulang tulang sekat hidung akibat kekerasan tumpul.

"Sebab meninggal mayat tersebut secara pasti tidak dapat ditentukan karena organ-organ dalam sudah menghilang akibat proses pembusukan," beber Baim.

Terhadap mayat korban juga terdapat luka-luka pada tubuh korban namun tidak signifikan menjadi sebab meningga. Diperkirakan saat kematian sekira 3-7 hari sebelum dilakukan pemeriksaan otopsi.

Sementara itu lanjut Baim kembali, dari keterangan saksi Tri Siswantoro alias Toro (39) warga Dusun Simpang Tugu Kepenghuluan Tanjung Medan Kecamatan Tanjung Medan menduga bahwa setelah ditunjukan KTP yang ditemukan di celana mayat tersebut atas mama Serasi Purba membenarkan pernah berjumpa saat sedang bekerja di kebun sawit nya sekitar 1,5 KM dari TKP.

Saksi Toro bertemu korban pada tanggal 8 Agustus 2020 sekira pukul 17.00 wib. Dimana pada saat itu, korban meminta air minum dan terlihat sangat kelelahan.

Saksi Toro bersama keponakannya kembali melanjutkan bekerja dan korban terlihat tergeletak di bawah pohon sawit.

Lalu sekitar pukul 17.40 wib, saksi bersama keponakannya pulang dan sudah tidak melihat korban di tempat tergeletak dan tidak mengetahui kearah mana korban pergi.

Saksi juga melihat korban pada saat itu dengan kondisi tubuh tidak ada luka-luka dibagian wajah dan tidak dilihat berdarah, namun kaki korban ada beberapa goresan semacam terkena duri semak.

"Dan hingga kini tim unit Reskrim Polsek Pujud masih terus mencari informasi seperti salah satunya memeriksa istri dari Serasi Purba serta saksi lain dan menunggu hasil tes DNA," beber Baim.

Menurut sumber yang dihimpun Genta sebelumnya antara kelompok tani dan PT Sinar Belantara Indah (SBI) terjadi sengketa lahan. Korban merupakan pengurus kelompok tani yang aktif menyuarakan perjuangan lahan yang diduga diserobot oleh PT SBI. 

(edi lelek) 

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Terkuak dari 'Keceplosan' Staf Humas, Dugaan Praktik 'Wartel' HP di Dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru Menguat, Indikasi Napi Bebas Berkomunikasi Jadi Sorotan

2

Terkuak! Napi Kendalikan Sabu dari Lapas, Dugaan '86' Seret Oknum Polisi di Pekanbaru

3

GRANAT Riau Soroti Dugaan Aliran Dana Rp200 Juta dalam Kasus Narkotika, Minta Kapolri Perintahkan Penelusuran

4

Dugaan Lemahnya Manajemen SDM Koordinator LPS Tobekgodang, Warga Keluhkan Sampah Menumpuk

5

Kementerian Pemasyarakatan Akan Copot Pegawai Lapas yang Diduga Terlibat Maraknya Peredaran Narkotika di Lapas Kelas II A Pekanbaru

6

Dugaan Gudang BBM Ilegal Marak di Dumai, Sorotan Tertuju pada Lemahnya Pengawasan Aparat

7

Oknum Kepala SDN 023 Sungai Geniot Dumai Diduga Lakukan Pungutan Tak Wajar, Orang Tua Siswa Mengeluh

8

Polda Riau Sita Aset Miliaran Milik Bandar Sabu yang Dikendalikan Napi, Kalapas Kelas II Pekanbaru Diminta Dicopot

9

Polda Riau Ungkap Jaringan Opium Internasional, Nilai Transaksi Ditaksir Rp68 Miliar