MENU TUTUP

Limbah hasil penumbangan ekaliptus PT. Arara Abadi cemari lingkungan

Jumat, 28 Agustus 2020 | 14:01:41 WIB
Limbah hasil penumbangan ekaliptus PT. Arara Abadi cemari lingkungan

GENTAONLINE.COM -  Penumbangan ekaliptus PT. Arara Abadi yang memasuki Desa Terantang Manuk dan Dundangan ternyata berdampak negatif bagi lingkungan.

Hal ini kembali mendapat kritikan pedas dari ketua Karang Kecamatan Pangkalan Kuras, M. Kalri, Dirinya mengatakan bahwa penumbangan ekaliptus PT. Arara Abadi Distrik Sorek yang sekarang memasuki Desa Terantang Manuk dan Dundangan mengakibatkan pencemaran sungai, akibatnya limbah yang dihasilkan dari penumbangan ekaliptus PT. Arara Abadi membuat pH air semakin buruk.

"Hancur pH air, semua sungai di Terantang Manuk dan Dundangan tercemar bg gara-gara penumbangan ekaliptus PT. Arara Abadi, padahal air sungai ini digunakan untuk mandi dan mencuci". Ungkap M. Kalri saat dijumpai di Sorek Satu.


Kata M. Kalri, Saya sudah tanyakan kepada masyarakat yang biasanya memanfaatkan air sungai di Desa Terantang Manuk, semua jawabannya sama, masyarakat bilang air sungainya keruh, seperti tercemar limbah tidak bisa digunakan untuk mandi dan mencuci.

"Masyarakat banyak mengeluh, katanya tak bisa digunakan untuk mencuci dan mandi, seperti tercemar limbah" Terang M. Kalri.

M. Kalri menambahkan, kedepan kami berharap kepada PT. Arara abadi untuk mencari solusi pemanfaatan limbah tersebut agar aman mengurai di lokasi Penumbangan tanpa mencemari lingkungan sekitar dan lebih serius menjaga stabilitas dan keseimbangan lingkungan di sekitar kegiatan PT Arara abadi.

"Kedepan PT. Arara Abadi harus mencarikan solusi untuk bagaimana limbah hasil dari penumbangan ini bisa dimanfaatkan, agar bisa menjaga stabilitas dan keseimbangan lingkungan" Tutup M. Kalri.

Sementara itu, Humas PT. Arara Abadi Distrik Sorek, Marhalim, mengatakan dirinya mengakui ini adalah akibat dari penumbangan ekaliptus PT. Arara Abadi, terkait dengan kebutuhan air mandi dan mencuci masyarakat PT. Arara Abadi siap menyediakan air bersih di pemukiman masyarakat yang terdampak, lebih lanjut akan ada kebijakan dari PT. Arara Abadi.

"Iyaa ini memang akibat dari penumbangan ekaliptus, kami siap menyuplai air bersih untuk masyarakat, yang jelas akan ada kebijakan dari PT. Arara Abadi". Jelas Marhalim saat cek TKP sungai yang tercemar.(rab)

Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Laporan Disebut Mandek 1 Tahun 3 Bulan, Dua Aktivis Adukan Penanganan Kasus Polda Sumbar ke Propam dan Bareskrim Polri

2

Marwas Menang Telak di Mubes LAK Kampar, dari Kepala Desa, Sengketa Lahan hingga Jejak KSO Agrinas

3

Edi Lelek: Menjaga Suara Publik di Tengah Intimidasi dan Ancaman Kriminalisasi

4

Nama Anggota DPRD Meranti Muncul dalam Reservasi Hotel, AMKK Minta Badan Kehormatan Turun Tangan

5

1 Tahun Mandeh, Dewan Redaksi GentaOnline Nasional Desak Mabes Polri Usut Dugaan Perusakan Hutan Mandeh

6

SETAHUN LAPORAN MENGENDAP, WALI NAGARI MANDEH DIDESAK SEGERA DIPROSES HUKUM Dugaan Perusakan Mangrove Tak Boleh Berhenti di Meja Pengaduan, Propam Mabes Polri Diminta Turun Tangan

7

BRIGJEN POL HENGKI HARYADI PIMPIN POLDA PAPUA BARAT DAYA

8

Ungkap Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU 13.275.513 Sijunjung, Empat Wartawan Dikeroyok dan Mobil Dirusak

9

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat